
SELATPANJANG, GORIAU.COM - M Tartib yang merupakan Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra nomor urut I Dapil 3, Senin (10/2/2014) siang telah dipanggil Panwaslu Meranti terkait dugaan money politic yang sebagaimana dilaporkan masyarakat. Atas pemanggilan ini Tartib mengaku sedikit down dan akan lebih berhati-hati dengan cara minta dampingi Panwas setiap kali sosialisasi.
"Ini salah satu supaya kita lebih berhati-hati, kita setiap kali turun nanti minta dampingan dari panwas," kata M Tartib menjawab wartawan ketika ditemui di Panwaslu Meranti, Selasa (11/2/2014) sore.
Mendengar permintaan M Tartib, Ketua Panwaslu Meranti, Imam Bashori, mengatakan tidak bisa mendampingi caleg turun ke lapangan, namun para caleg bisa melapor terlebih dahulu ke Panwas.
"Lapor dulu ke kami, nanti kami kirim ppl untuk mengawasi langsung," kata Imam.
Kemudian ketika disinggung terkait laporan money politic, Tartib mengaku sama sekali tidak mengetahui. Sebab, menurutnya pula, apa yang Ia lakukan adalah ikhlas tanpa meminta masyarakat memilihnya pada Pileg 9 April 2014 mendatang.
"Saya belum tahu, kebetulan kemarinkan itu atas usulan pemuda yang minta bantu, ya kita bantu," ujarnya lagi.
Tartib membantah apa yang dituduhkan sebagian orang bahwa Ia melakukan money politic di Dapilnya. Menurut Tartib, ada sebagian masyarakat yang minta jaminan seandainya Ia duduk, Ia harus memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan membuat perjanjian tertulis. Ini kata Tartib inisiatif dari masyarakat sebab selama ini masyarakat sudah merasa tertipu oleh dewan-dewan yang hanya bisa berjanji.
"Itu saya tolak sebab akan bermasalah di kemudian hari. Saya bilang, ya sudah kalau tidak mau memilih saya tidak jadi masalah," aku Tartib kepada wartawan.(zal)