PEKANBARU - Semburan gas masih terjadi di Pondok Pesantren Al-Ihsan Boarding School (IBS) Provinsi Riau, Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Lokasi semburan gas yang mengeluarkan lumpur tersebut masih menimbulkan gemuruh di dalam tanah.

Meskipun demikian, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengatakan, bunyi semburan gas tidak separah dari kejadian awal. Berdasarkan pengecekan di hari keenam, intensitas semburan gas diklaim sudah menurun.

"Dentuman tidak seperti hari pertama. Saat ini tidak terlalu mengkhawatirkan atau menggetarkan tanah dan bangunan disekitarnya," ujar Nandang saat diwawancarai Kompas.com usia mengecek semburan gas, Selasa (9/2/2021).

Berdasarkan hasil koordinasi dengan tim teknis, ia menjelaskan semburan gas setinggi empat meter dan terjadi sebanyak 17 kali dalam satu menit. Sementara diameter lubang terlihat semakin membesar, dari enam meter menjadi enam setengah meter.

"Data dari tim Dinas ESDM, suhunya sekarang 27 derajat celcius. Tapi kandungan H2S atau kandungan racun sudah nol, dan LEL juga nol," jelas Nandang.

Nandang juga meminta dan mengimbau agar warga tidak mendekati lokasi semburan gas berlumpur demi menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan. ***