PANGKALAN KERINCI – Jumlah korban meninggal dalam kecelakaan truk di Sungai Segati, Kabupaten Pelalawan, bertambah menjadi enam orang. Proses pencarian dan evakuasi terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu (22/2/2025) sekitar pukul 10.00 WIB ketika truk Mitsubishi Colt Diesel yang membawa 31 penumpang jatuh ke sungai. Hingga Minggu (23/2/2025) pukul 15.00 WIB, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polda Riau, BPBD Riau, BPBD Kab. Pelalawan, Polres Pelalawan, dan PT Nusa Warna Raya telah berhasil mengevakuasi total 32 orang.

Sebanyak 17 orang dinyatakan selamat dan saat ini mendapatkan perawatan medis di klinik PT NWR. Mereka adalah Juventus, Febri, Wia, Berkat, Yerniwati, Arkian Zebua, Yasman Gulo, Novayanti, Taogomano, Nenek Seja, Ina Nove, Epriniwati, Dameria, Jelisman, Otonius, Yantonius, dan Melianus.

Sementara enam korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yaitu Cahaya, Tri, Cel (ketiganya anak-anak), serta Maranata, Solina, dan Yaman Hulu (dewasa).

Saat ini tim masih melakukan pencarian terhadap sembilan orang korban, yaitu Arman, Amel, Noel, Wilda, dan Ciras (anak-anak), serta Aferius, Yusnidar, Yasani, dan Setia Murni (dewasa).

Hingga saat ini, Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian intensif, termasuk penyelaman di lokasi kejadian. Pada Minggu (23/2/2025), pukul 09.50 WIB, tim berhasil menemukan korban Solinawati dalam kondisi meninggal dunia. Pada pukul 12.35 WIB, korban Yarman Hulu juga ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Selain itu, truk Colt Diesel yang jatuh telah berhasil diangkat ke darat, namun tidak ditemukan korban tambahan di dalam kendaraan. Penyisiran sejauh 15 km terus dilakukan untuk menemukan korban yang masih hilang.

Sementara itu, Kapolda Riau, Irjen Mohammad Iqbal saat meninjau lokasi, menegaskan bahwa perusahaan harus bertanggung jawab penuh atas kecelakaan ini.

"Kami akan memastikan bahwa hak-hak korban dipenuhi, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia," ujar Iqbal.

Hingga kini, PT Nusa Warna Raya belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait langkah yang akan diambil pascakecelakaan. ***