
PEKANBARU, GORIAU.COM - Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Riau rencananya akan membangun delapan pos pengamanan (pos PAM) dan pos pelayanan (Pos Yan) di sepanjang jalur lintas Barat yang menghubungkan Riau dengan provinsi Sumbar, yang nantinya digunakan pengendara saat arus mudik.
Data yang dirangkum GoRiau.com, delapan pos ini diantaranya ditempatkan di titik rawan, yakni pos pengamanan di Rimbo Panjang KM 20, diantara jalan raya Pekanbaru-Bangkinang. Pos pengamanan di kawasan Petapahan Simpang Tiga KM 27 kecamatan Tapung. Pos pengamanan di Danau Bingkuang KM 31.
Lalu juga ada pos pengaman di Kampar KM 38. Pos pengamanan Air Tiris KM 47. Pos pengaman Lapangan Merdeka KM 60 jalan M Yamin. Pos pengamanan di Pasar Kuok KM 72. Serta satu pos Simpatik (Pos Yan) XIII Koto Kampar KM 110, jalan Lintas Pekanbaru-Sumbar.
"Delapan pos ini rencananya dibagun di sepanjang jalur lintas barat. Kita sudah lakukan survei. Ini tentatif dan bisa berubah sesuai situasi nanti," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Riau, AKBP Guritno Wibowo, Senin (29/6/2015) siang.
Jalur ini, sambungnya, juga terdapat beberapa titik rawan kecelakaan, rawan kemacetan dan tanah longsor. Lokasinya adalah di jalan Lintas KM 25 s/d 27 desa Kualu Nenas kecamatan Tambang, yang rawan macet dan kecelakaan. Jalan Lintas KM 40 desa Rambai kecamatan Kampar, yang rawan kemacetan.
Berikutnya jalan Lintas KM 50 simpang Air tiris dan Kampung Panjang. Kecamatan Kampar, yang rawan kecelakaan. Jalan Lintas KM 57 desa Batu Belah kecamatan Kampar, yang rawan kecelakaan. Jalan lintas KM 77 desa Merangin kecamatan Kuok, yang rawan kecelakaan.
Lalu ada enam lokasi lainnya yang juga rawan kecelakaan, tanah lonsgor, yakni di KM 90 desa Pulau Gadang kecamatan XIII Koto Kampar, KM 98 desa Tanjung Alai, KM 110 desa Batu Bersurat. (had)