AL AIN – Pecatur Indonesia dipastikan tidak meraih tiket menuju Piala Dunia Catur 2025 setelah babak ke-7 Asian Individual Chess Championship (AICC) 2025 yang berlangsung di Danat Hotel Resort, Al Ain, United Arab Emirat (UEA), Selasa (13/5/2025) waktu setempat.

Namun, pecatur putri Indonesia WIM Ummi Fisabilillah (2115) masih meniti jalannya untuk mengikur sejarah menjadi pecatur wanita keempat Indonesia yang menyandang gelar Women Grandmaster (WGM).

Saat ini, Ummi, panggilan karibnya sudah membukukan 4,5 poin setelah mengalahkan adik kandungnya sendiri WIM Laysa Latifah (2262) pada babak ke-7. Dari segi persyaratan lawan-lawan yang dihadapi sudah cukup, dia hanya butuh menambah satu poin untuk mencapai 5,5 poin untuk merebut norma WGM terakhirnya.

Artinya dari dua babak tersisa, Ummi hanya butuh meraih satu kemenangan atau dua kali remis saja. “Sesuatu yang mungkin dicapainya kalau berkaca dari kestabilan permainannya selama tujuh hari terakhir. 4,5 poin adalah top skor pecatur Indonesia sampai saat ini,” kata Manajer Tim Catur Indonesia, Kristianus Liem.

Sementara itu, IM Medina Warda Aulia (2377) sudah membukukan 4 pon setelah bermain remis melawan WIM Margarita Potapova (2467 Rusia). Tiga pecatur putri Indonesia lainnya baru mengumpulkan 3,5 poin yaitu Laysa yang dikalah Ummi, WGM Dewi AA Citra (2202) yang menang dari WIM Marjona Malikova (2060 Uzbekistan), dan WIM Chelsie Monica Sihite (2239) yang kalah dari unggulan pertama IM Leya Garifullina (2467 Rusia).

Di bagian putra tiga pecatur Indonesia membukukan 3,5 poin yaitu GM Susanto Megaranto (2477) yang menang atas IM Maran K Senthil (2355 India), Gilbert Elroy Tarigan (2415) yang menang atas IM Sunil Mokal Prathamesh (2351 India), dan IM Aditya Bagus Arfan (2402) yang menang atas FM Jaloliddin Ikhomi (2272 Tajikistan).

Sementara tiga pecatur Indonesia lainnya baru mengumpulkan 3 poin, yaitu GM Novendra Priasmoro (2437) yang dikalahkan IM Panda Sambit (2369 India), IM Farid Firman Syah (2369) yang bermain remis melawan FM Naranbold Sobilegt (2159 Mongolia), dan IM Azarya Jodi Setyaki (2364) yang juga bermain remis melawan CM Isaak Huh (2087 Korsel). ***