BATAM - Insiden maut terjadi di perairan PT ASL Tanjung Uncang, Batam, Kepulauan Riau. Sebuah kapal penarik dilaporkan terbalik lalu tenggelam saat sedang beroperasi. Peristiwa nahas tersebut merenggut nyawa tiga anak buah kapal, sementara satu orang berhasil selamat dan satu awak lainnya masih berstatus hilang.

Kecelakaan laut ini bermula ketika armada tersebut tengah menjalankan tugas menarik sebuah kapal berukuran besar menuju lokasi perbaikan.

"Kapal tersebut terbalik saat menarik kapal kargo Kyparis Sia untuk melaksanakan docking," ungkap Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, mengutip tayangan Metro Pagi Primetime di Metro TV, Sabtu (7/3/2026).

Fazzli memastikan total pekerja yang berada di dalam kapal penarik itu berjumlah lima orang. Nasib tragis menimpa sebagian besar awak saat armada penarik tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan karam ke dasar perairan.

"Pada saat kejadian terdapat lima orang ABK berada dalam kapal tersebut. Tiga orang meninggal dunia, satu orang selamat, dan satu orang masih dalam pencarian," urainya.

Merespons kondisi darurat di lokasi kejadian, tim Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Tanjungpinang langsung terjun ke titik kordinat. Operasi penyisiran segera digelar guna menemukan korban yang masih hilang di perairan. Sementara itu, seluruh korban yang telah berhasil dievakuasi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mutiara Aini Batam untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.***