PEKANBARU – Upaya pengendalian inflasi di Riau kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Direktur PT Riau Pangan Bertuah (RPB), Ade Putra Daulay, menyatakan bahwa berbagai langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah membuahkan hasil. “Alhamdulillah, segala upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Riau atas arahan Bapak Gubernur melalui TPID Riau mendapat perhatian dari pemerintah pusat,” ujarnya saat dihubungi GoRiau.com, Rabu (10/12/2025) malam.

Pernyataan itu selaras dengan capaian terbaru TPID Riau yang meraih peringkat ketiga kategori TPID Berkinerja Terbaik se-Pulau Sumatera pada TPID Award 2025. Penghargaan tersebut diberikan oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan diterima Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mewakili Penjabat Gubernur Riau, SF Hariyanto.

Syahrial menilai penghargaan tersebut tidak lepas dari kerja sama lintas sektor yang konsisten dilakukan sepanjang tahun. “Alhamdulillah, pada tahun ini TPID Provinsi Riau mendapat apresiasi atas upaya dan kinerja pengendalian inflasi di daerah. Ini merupakan hasil dari kerja bersama berbagai pihak,” kata Syahrial.

Sejumlah program strategis ikut menjadi penopang pencapaian tersebut. Ade menjelaskan bahwa PT RPB, sebagai BUMD pangan, menjalankan berbagai inisiatif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan komoditas. Di antaranya pendirian Swalayan Pangan TOPAN yang menyediakan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, pembukaan kios pangan di pasar-pasar pantauan, serta peluncuran Mobil TOPLING untuk memperluas jangkauan layanan hingga wilayah pinggiran.

Selain itu, sepanjang 2025 telah dilaksanakan 224 kali operasi pasar murah. TPID Riau juga memperkuat kerja sama antar daerah untuk menjaga pasokan, menjalankan program kontrak farming dan on farm budidaya cabai untuk meningkatkan produksi lokal, serta bekerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih dalam memperluas jalur distribusi.

Ade menyebut langkah-langkah tersebut berkontribusi pada meredam gejolak harga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Ia menegaskan bahwa BUMD pangan akan terus menjadi instrumen penting dalam mendukung kebijakan pengendalian inflasi daerah. “Kami berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung penuh Pemerintah Provinsi Riau dalam pengendalian inflasi pangan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Riau berharap penghargaan ini menjadi pendorong untuk semakin memperkuat koordinasi, memastikan stabilitas harga tetap terjaga, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh kabupaten/kota. ***