SELATPANJANG - Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Provinsi Riau, Ir Tien Mastina MSi, Rabu (4/5/2016) meninjau beberapa kerambah di Kepulauan Meranti. Dalam kunjungan ini, Tien Mastina mengaku bahwa potensi budidaya ikan di Kota Sagu sangat besar.

"Potensinya sangat besar," ujar Tien Mastina kepada GoRiau di sela-sela kunjungannya ke Kerambah Desa Selatakar Rabu pagi.

Waktu itu, di Kerambah Selatakar Tien didampingi Kasi Konservasi Lastri Mei, Perry Kabid Kelautan dan Pengawasan DKP Riau, Kepala DKP Meranti Drs Askandar dan Kabid Pengelolan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Randolp Willy Hutauruk.

Di Kerambah Selatakar terlihat beberapa ikan seperti Kakap, Bawal Bintang, dan Kerapu.

Menurut Tien pula, tahun 2015 lalu, mereka membantu bibit Kakap sebanyak lebih kurang 15.000 ekor. Persentase kehidupan Kakap bantuan ini sekitar 80 persen.

Namun, menurut pengelola kerambah Saryono, bibit yang dibantu terlalu kecil yaitu sekitar 5 cm. "Harusnya di atas 7 cm, karena di sini arusnya sangat kuat," kata Saryono pula.

Dijelaskan Perry pula, bantuan bibit Kakap itu dalam rangka pelestarian dan perlindungan jenis ikan terancam punah. Terutama ikan ekonomi seperti Kakap Putih ini. Ikan Kakap Putih ini sulit didapatkan di Meranti. "Mudah-mudahan itu bisa berlanjut, tidak hanya di perairan umum tapi bisa dibudidayakan," ujar Perry.

Di tempat sama, Kepala DKP Meranti Drs Askandar, mengatakan hal sama. Menurut mantan Sekwan DPRD Meranti ini lagi, ada beberapa kerambah di Kota Sagu yang berhasil dalam membudidayakan ikan. "Ini salah satu kerambah yang bagus hasilnya. Ada beberapa kerambah lagi yang juga berhasil," ujar Askandar pula. ***