DUMAI - Perairan Dumai di Riau, yang begitu dekat dengan negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura, bisa terjadi pembajakan kapal oleh perompak. Untuk meningkatkan kemampuan, serta mengantisipasi dan mengamankan wilayah perbatasan, Pangkalan TNI AL (Lanal) Kota Dumai lakukan latihan bersama Visit, Boarding, Search and Seazure (VBSS) dan SAR.

Demikian hal itu disampaikan Dan Lanal Kota Dumai, Letkol Laut (P) Muhammad Risahdi kepada GoRiau.com, Kamis (22/9/2016) usai latihan bersama dengan Satpol Air Polres Dumai, Basarnas Pekanbaru, KPLP Dumai, KSOP Dumai, KKP Dumai, dan RSUD Kota Dumai.

"Tadi kita melakukan skenario sebuah pembajakan tugboat oleh perompak di tengah Perairan Dumai, serta evakuasi (SAR) untuk abk yang dibuang di laut dengan menggunakan boneka," ujarnya.

Hasil latihan ini, terangnya, bagaimana sinergitas ketika faktor keamanan bisa kita atasi dan bagaimana menghadapi masalah keselamatan (SAR). Untuk itu, dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan merupakan peran bersama.

"Dengan adanya latihan in bisa mengasah kemampuan kita bersama dalam menanggulangi perompakan di tengah laut wilayah perbatasan, seperti di Perairan Dumai yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura. Juga banyaknya kapal asing yang singgah disini," bebernya.

Dalam latihan ini 1 tim Sea Rider Lanal Dumai diterjunkan dengan menggunakan kapal karet Sea Rider, KAL Jemur dan KAL Tedung. Diikuti 1 armada (kapal) Satpol Air dan 6 personel, juga 2 kapal Basarnas Pekanbaru.***