BANDUNG – Pacific Caesar Surabaya akhirnya memutus rekor buruk atas Prawira Bandung dengan meraih kemenangan 90-78 pada laga lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2025 di C-Tra Arena, Minggu (19/5/2025). Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Pacific atas Prawira sejak pertemuan terakhir mereka pada 2018.

Tak hanya itu, hasil ini juga menjadi kemenangan ketiga berturut-turut bagi Pacific Caesar dalam musim kompetisi IBL 2025. Tim asal Surabaya itu kini bertengger di peringkat kesembilan klasemen sementara dengan torehan 29 poin dari 21 pertandingan.

Meski sempat tertinggal 23-25 di kuarter pertama, Pacific tampil dominan di tiga kuarter berikutnya. Dipimpin duet pemain asing Adonnecy Bramah dan Franky Johnson, Pacific berhasil membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan penting di kandang lawan.

Bramah tampil luar biasa dengan catatan 26 poin, 13 rebound, dan sembilan assist. Ia menjadi motor utama kebangkitan tim dan bahkan nyaris mencetak triple-double.

"Franky tampil sangat impresif hari ini. Dia membuat tembakan-tembakan penting yang memberi kami momentum. Saya benar-benar kagum," ujar Bramah usai pertandingan.

Franky Johnson, yang merupakan pemain naturalisasi asal Filipina, turut menyumbang 26 poin, dua rebound, dan tiga assist dalam kemenangan timnya.

Di kubu tuan rumah, Prawira Bandung mengandalkan Brandis Ross yang tampil sangat dominan dengan 37 poin, delapan rebound, dan lima assist. Namun performa impresif Ross tidak mampu diimbangi rekan-rekannya. Norbertas Giga hanya menyumbang 12 poin dan sembilan rebound, sedangkan pemain lainnya gagal mencetak dua digit poin.

Dengan hasil ini, Prawira Bandung turun ke peringkat ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 29 poin dari 18 pertandingan.

Pacific akan melanjutkan tren positifnya di laga selanjutnya, sementara Prawira harus segera mengevaluasi konsistensi tim bila ingin kembali ke jalur kemenangan. (ant)