
PEKANBARU – Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan resmi berakhir. Upaya penjinakan api yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut tersebut membuahkan hasil dengan padamnya dua titik utama.
Keberhasilan ini merupakan kerja keras tim Manggala Agni Daerah Operasi VII/Rengat yang menuntaskan tahapan pendinginan atau mopping up. Langkah tersebut memastikan tidak ada lagi sisa bara yang menyala di area terbakar.
"Kami sampaikan update operasi pemadaman hari ketiga di Kelurahan Teluk Dalam, Kuala Kampar, Pelalawan. Puji syukur Alhamdulillah, kemarin, tim dari Manggala Agni Daops VII/Rengat dapat menuntaskan mopping up di dua lokasi," urai Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, Senin (11/5/2026).
Dua lokasi yang sempat dilahap si jago merah meliputi Desa Teluk dan Kelurahan Teluk Dalam. Total luasan area terdampak diperkirakan mencapai belasan hektare, sementara tim fokus memadamkan sebaran api yang terus menjalar di area gambut.
"Dua lokasi yang ditangani dengan luasan sekitar 14 hektare. Akan dipastikan kembali melalui analisa citra di akhir bulan. Luasan yang berhasil dipadamkan estimasi rekan-rekan di lapangan sekitar 5 hektare," paparnya.
Kondisi darat saat ini dipastikan sudah aman sepenuhnya setelah pengecekan berlapis dari personel gabungan. Rombongan pemadam mulai ditarik mundur untuk kembali bersiaga di pangkalan utama.
"Setelah mopping up dan pengecekan kembali, pemadaman dapat dinyatakan tuntas clear. Pagi ini akan dilakukan demobilisasi menuju markas daops," tambahnya.
Berakhirnya status darurat di dua desa tersebut menandai selesainya tugas berat para pahlawan pemadam api di pesisir Riau.
"Terima kasih atas doa dan dukungannya. Semoga tidak terulang kembali," tutupnya. ***