PEKANBARU - Seleksi calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun ajaran 2016-2017 menggunakan sistem computer assisted test (CAT). Sistem tersebut dianggap sangat efektif dan transparan karena mampu menyajikan hasil tes secara langsung.

"Semua tahapan seleksi praja IPDN ini dilakukan melalui online, tes nya pun menggunakan sistem CAT yang bisa dilihat langsung hasilnya. Saya sudah menyaksikan sendiri bagaimana prosesnya," ungkap Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Riau, Asrizal kepada GoRiau.com, Jumat (13/5/2016) di Pekanbaru.

Ia menceritakan, saking terbukanya, orangtua si peserta tes dapat menyaksikan secara langsung hasil tes anaknya dari monitor penilaian yang terpampang. Begitu selesai tes, si peserta dapat langsung melihat nilai hasil tes nya pada setiap komponen tes yang diujikan.

"Semuanya serba terbuka bisa dilihat sama-sama. Jadi potensi kecurangan itu tidak ada. Sistem tes dan pendaftaran online ini kan bertujuan untuk menyakinkan masyarakat, bahwa tes praja IPDN murni berkat kemampuan si peserta. Tidak ada potensi kecurangan, apalagi pencaloan," tegasnya. (*/rat)