PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Banjir yang terjadi di Kabupaten Pelalawan kembali menelan korban. Setelah sebelumnya dua warga tenggelam, Kamis (29/11/2012) karyawan kontraktor perusahaan gas PT Kalila juga mengalami nasib naas. Mahriji (25) tewas terseret arus banjir pukul 17.00 WIB dan baru ditemukan pukul 21.30 WIB di KM 18 akses road Jalan Langgam.

Menurut berbagai sumber, pria malang karyawan PT Adiprotek, kontraktor PT Kalila ini terseret arus sampai ratusan meter dan ditemukan oleh warga setelah lebih kurang 4 jam tenggelam di kanal di sisi jalan koridor PT RAPP tersebut. Sebelum peristiwa naas terjadi sebanyak 8 karyawan perusahaan terkait baru selesai melakukan pekerjaan di PT Kalila KM 18 jalan koridor PT RAPP Langgam mengarah pulang ke Pangkalan Kerinci.

Karena sebagian badan jalan masih terendam banjir, karyawan ini pulang dengan menggunakan mobil Mitsubhisi Triton doubel cabin pick up warna silvar BM 9266 DE. Setelah berjalan 1 kilometer mobil yang ditumpangi terjebak banjir sedalam 80 sentimeter. Pada saat yang sama dari arah sebelah kiri arus deras menghantam bodi mobil sehingga terseret hingga ke pinggir parit dalam keadaan miring.

Melihat kondisi mobil dalam posisi bahaya karena dan nyaris masuk parit, ke 8 penumpang masing-masing 2 di depan, 2 di cabin dan 4 lainnya di bak belakang berusaha menyelamatkan diri keluar dari mobil. Beberapa saat kemudian datang pompong mesin yang kebetulan dekat dengan TKP membantu menyelamatkan pekerja.

Kala itu pekerja yang berhasil diselamatkan antara lain sopir mobil Kiyap Budiyono, Muswar yang duduk disamping sopir dan Lufti di kabin. Sementara pekerja yang duduk di bak belakang Budi, Widi, Rahmat dan Hendri. Sementara Mahriji yang semula posisinya berada di doubel cabin tidak tampak dan diketahui terbawa arus tenggelan tidak terselamatkan.

Mengetahui ada rekannya yang hilang, karyawan perusahaan yang beralamatkan di Pekanbaru ini bersama warga terus berupaya melakukan pencarian. Pria malang ini ditemukan ratusan meter dari tempat kejadian dalam keadaan tidak bernyawa lagi pukul 21.30 WIB.

''Peristiwa ini terjadi akibat kelalaian sehingga timbulnya korban meninggal dunia akibat terbawa arus. Mahriji merupakan pekerja PT Adiprotek yang beralamat kantor Jalan Sudirman Pekanbaru,'' terang Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo,S.Ik melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Johan Riva'i, SH, MH didampingi Kanit Reskrim Ipda Syahrul, Jumat (30/11/2012).

Setelah mendapatkan laporan, sebutnya, polisi langsung mendatangi TKP dan membawa ketujuh pekerja yang selamat ke RSUD Selasih, serta membawa korban untuk divisum. ''Guna penyidikan lebih lanjut kita juga minta keterangan sejumlah saksi,'' tutupnya. (kst)