PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga Melayu Riau (IKMR) Riau Komplek di PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) akhirnya memilih Lukman untuk memimpin organisasi ini periode 2014-2017. Lukman terpilih secara aklamasi dalam Mubes yang dilaksanakan Sabtu (27/9) di Hotel Unigraha, Pangkalan Kerinci.

Ketua Panitia Pelaksana Mubes, Iyon Agamar mengatakan Mubes IKMR yang ke-6 ini berjalan sukses dan lancar dan mendapat perhatian karena dihadiri sekitar 200 orang anggota IKMR Riau Komplek. Mabes yang dibuka langsung oleh Deputi Direktur RAPP, Mhd. Ali Shabri dihadiri oleh sejumlah pemuka masyarakat, organisasi pemuda, anggota dewan asal Kabupaten Pelalawan, perwakilan Paguyuban di RAPP beserta jajaran Manajemen.

''Alhamdulillah, Mubes IKMR Riau Komplek akhirnya berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak, terutama perusahaan, termasuk berbagai rangkaian kegiatan pra-Mubes sebelumnya. Kita berharap kepengurusan baru ke depan dapat membawa IKMR ke arah yang lebih baik,'' ujar Iyon.

Terpilihnya Lukman secara aklamasi disebabkan dua calon sebelumnya, yakni H. Raylus Nurdin dan Tengku Kespandiar berbesar hati untuk mundur dari pencalonan dan menyatakan dukungannya langsung kepada wajah baru untuk menakhodai IKMR dan mampu membawa perubahan yang lebih baik.

Ketua IKMR Riau Komplek terpilih Lukman, yang dihubungi di sela-sela aktifitasnya, Senin (29/9), mengatakan akan menjalankan amanah dari anggota semaksimal mungkin dan berupaya sekuat tenaga untuk melakukan perbaikan di dalam organisasi masyarakat melayu Riau, termasuk berusaha memperjuangkan putra melayu untuk bisa berkarya di perusahaan bubur kertas dan kertas terbesar kedua di Asia ini

''Itu tetap akan kita perjuangkan dan akan kita jadikan program utama pengurus baru ke depannya, namun tentunya karena ini perusahaan kelas dunia dan berbicara tenaga kerja pastinya generasi melayu hendaknya juga bisa membekali diri dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga mampu bersaing dengan dunia luar," ujar Lukman yang merupakan lulusan salah satu perguruan tinggi Amerika Serikat beberapa tahun lalu.

Sebagai putra daerah, ditambahkan Lukman yang juga menjabat sebagai Community Development (CD) Manager RAPP, perlunya perubahan cara pikir yang selama ini terus menjadi penghalang generasi muda melayu untuk maju. "Kita ini sebenarnya sama kemampuannya, cuma mungkin ada beda dalam cara berpikir. Ketika kita bekerja di daerah kita, jangan pikirkan kita dekat dengan kampung, tapi pikirkan bagaimana kita bersaing dan kurangi meminta fasilitas," tegas Putra Melayu Asli Kelahiran Langgam ini.

Deputi Direktur Operasional RAPP, Mhd. Ali Shabri mengatakan keberadaan IKMR sebagai paguyuban tempatan sangatlah penting dalam keberlangsungan perusahaan. Ketika perusahaan terpaksa mengambil keputusan sulit demi keberlangsungan operasional, paguyuban merupakan tempat berkomunikasi menyampaikan curahan hati berbagai informasi sehingga perusahaan mampu kembali untuk bangkit dan melewati masa-masa krisis. (rls)