
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Proses pencarian identitas seorang wanita muda yang ditemukan tengah berjalan kaki seorang diri di simpang Kilometer Delapan Sungai Ara, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Senin (12/10/2015) (sebelum tertulis Selasa red) menemui titik terang.
Seorang pria, yang mengaku adik sang wanita tersebut mendatangi Dinas Sosial Inhil, Jumat (16/10/2015) sore, setelah rombongan Babinsa Kempas yang didampingi anggota Masyarakat Peduli Inhil (MPI), Fahruddin menyerahkan wanita tersebut ke Dinas Sosial.
Kepada petugas di Dinas Sosial, sang adik mengakui bahwa wanita yang tidak bisa berbicara atau tunarungu itu adalah kakaknya, dan mereka tinggal di Parit Kemang, Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas.
Karena tujuan mereka sama, akhirnya rombongan Babinsa itupun langsung mengantar wanita bernama Yana itu ke rumah keluarganya.
''Seperti yang ia tuliskan pada secarik kertas kemarin, keluarganya juga mengiyakan bahwa anaknya itu bernama Yana,'' ujar Babinsa Kempas, B Waruwu kepada GoRiau.com, Sabtu (17/10/2015).
Seperti yang dikatakan orangtua Yana, anaknya itu pergi dari rumah untuk berkunjung ke rumah kakaknya, namun orangtuanya tidak mengetahui jika anaknya itu tersesat hingga ditemukan oleh warga.
''Orangtuanya bilang si Yana ini sudah biasa ke rumah kakaknya itu, mereka mengira, selama ini si Yana itu di rumah kakaknya,'' tambahnya.
Namun, saat kakaknya itu berkunjung ke rumah orangtuanya, barulah di ketahui bahwa Yana tidak pernah sampai ke rumah tersebut, hingga akhirnya keluarga melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Kempas.
''Yang jelas kita bersyukur masalah ini sudah terselesaikan, soalnya kita juga bingung, karena Yana tidak bisa berkomunikasi dengan kita,'' tukas Waruwu.(ayu)