
DURI, GORIAU.COM - Media sosial (medsos), seperti Facebook dan Twitter, banyak digunakan sebagai tempat untuk kampanye. Hal itu terjadi tidak hanya untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada), tapi juga digunakan untuk pemilihan presiden dan anggota legislatif. Kejadian ini tidak hanya di Indonesia saja, Presiden Amerika Serikat, Barack Obama juga menggunakan medsos sebagai tempat untuk kampanye.
Informasi yang dirangkum dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bengkalis, hingga saat ini baru pasangan calon (paslon) nomor 1 dan nomor 2 yang melaporkan jumlah medsosnya ke KPUD Bengkalis.
"Sejauh ini memang baru dua paslon yang melaporkan, Amril Mukminin-Muhammad dan Herliyan Saleh-Riza Pahlevi," kata Ketua KPUD Bengkalis, Defitri Akbar saat dikonfirmasi GoRiau.com, Selasa (8/9/2015).
Banyaknya medsos memang tidak dibatasi KPUD Bengkalis, sambungnya. Setiap paslon wajib melaporkan medsos yang digunakan untuk kampanye.
"Kalau saat ini ynag belum melaporkan paslon nomor urut 3. Kita masih menunggu laporan medsos yang digunakan paslon Sulaiman Zakaria-Noor Charis Putra untuk kampanye," ujarnya.
Medsos Facebook yang digunakan dan terdaftar di KPUD Bengkalis, lanjutnya, paslon nomor urut 1, yaitu Gurindam, Mantap, Kopitiam Mantap, Forkomred AM, Sedadu Amril, Amril Mukminin.
"Paslon nomor urut 2, yaitu HR for Bengkalis, KORPS HR dan Persada HEPI," tutup Defitri Akbar menjelaskan kepada GoRiau.com.(ric)