PANGKALAN KERINCI – Hewan ternak yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, terus bertambah. Wabah PMK semakin meluas.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Pelalawan, Akhtar SE, Kamis (21/7/2022) menyebutkan, total hewan ternak yang terpapar PMK di Kabupaten Pelalawan kini mencapai 96 ekor.

"Data hari ini 21 Juli, kasus PMK total sudah 96 ekor. Seluruhnya merupakan hewan ternak sapi," sebutnya.

Data beberapa hari lalu atau 17 Juli, jumlah hewan ternak yang terpapar PMK di Kabupaten Pelalawan mencapai 86 ekor sapi, dan 2 ekor diantaranya mati.

- Meluas! Sudah 86 Ekor Ternak Sapi di Pelalawan Terjangkit PMK, 2 Mati

"Untuk hewan ternak jenis lain, seperti kambing atau kerbau belum ada. Mudah-mudahan jangan ada yang terpapar," kata Akhtar.

Dia menyebutkan, hewan ternak yang terpapar PMK tersebut tersebar di 6 wilayah kecamatan di Kabupaten Pelalawan.

"Namun temuan kasus PMK terbanyak ada di Kecamatan Pangkalan Lesung, sebanyak 43 ekor sapi. Untuk jumlah kematian ternak pada hari menjadi 3 ekor, sebelumnya hanya 2 ekor sapi," pungkas Akhtar, kepada GoRiau.com.***