PEKANBARU, GORIAU.COM - Kota Pekanbaru yang hanya memiliki luas 62 km persegi ternyata terlalu kecil bagi berdirinya 100 gerai Alfamart dan Indomaret. Akibatnya, keduanya terkesan menguasai kota yang kini baru tumbuh menjadi salah satu kekuatan ekonomi Sumatera ini.

''Saya rasa terlalu rapat, hampir semua jalan ada Indomaret. Mereka sudah mengepung kota ini dengan gerai-gerai non stop 24 jam. Ini belum lagi Alfamart, meski belum seagresif Indomaret, tapi lambat laun mereka juga akan melakukan hal yang sama,'' ujar anggota DPRD Pekanbaru Syamsul Bahri, Kamis (7/3/2013).

Menurutnya, masyarakat Pekanbaru memang tidak mempermasalahkan kehadiran keduanya, bahkan masyarakat tertolong karena belanja akan semakin mudah dan bisa dilakukan kapan saja. Tapi dari sisi pembinaan usaha jelas sangat merugikan.

''Pemerintah punya fungsi pembinaan, pemerintah juga harus mendorong tumbuh dan berkembangnya usaha kecil dan menengah. Karenanya dari sisi bisnis, kehadiran keduanya perlu ditinjau ulang. Saya rasa kebanyakan, kota ini belum terlalu besar, kalau 100 izin bisa disemua jalan ada Indomaret,'' ujarnya.

Untuk itu, harapnya, sebelum semua izin direalisasikan jadi toko, ada baiknya Pemko meninjau kembali izin untuk keduanya. Dan untuk memastikan kelayakan, perlu diteliti seberapa banyak izin ideal yang bisa diberikan.

''Artinya, Indomaret dan Alfamart tetap jalan, tapi usaha kecil juga tetap tumbuh dan berkembang,'' ujarnya. (rdi)