
DUMAI - Crude Palm Oil (CPO) dari ponton Anggoda saat itu sedang disalurkan melalui pipa 8 inchi ke pabrik PT Kuala Lumpur Kepong (KLK), Kamis (2/6/2016) sekitar pukul 05.30, mengalami kerusakan pada klep. Akibatnya minyak (cpo, red) keluar dari pipa tersebut dan tumpah di Dermaga B PT Pelindo 1 di Kota Dumai, Riau.
Informasi yang dirangkum GoRiau.com dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Dumai, bahwa ada 300 kilogram yang tumpah dan hanya 50 kilogram yang bisa diselamatkan. KLH Dumai, telah mengambil contoh air laut di Dermaga B PT Pelindo 1, untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium BLH Riau, Pekanbaru.
Sejak kejadian tersebut, contoh air laut yang diambil untuk diperiksa di laboratorium telah dikirim untuk dilakukan pemeriksaan.
"Hingga saat ini hasil pemeriksaan laboratorium belum keluar. Dalam waktu dekat ini akan keluar. Apakah ada indikasi pencemaran air laut, kita lihat hasil pemeriksaan laboratorium," ungkap Kepala KLH Kota Dumai, Bambang Surianto saat dikonfirmasi GoRiau.com.
Ia juga menjelaskan, laboratorium yang ada di KLH Kota Dumai belum terakreditasi. Sehingga tidak bisa digunakan untuk pemeriksaan tersebut. "Laboratorium kita disini memang belum memadai, sehingga hal semacam ini belum bisa kita lakukan," tutupnya singkat, Selasa siang (7/6/2016).***