BAGANSIAPIAPI - Anggota Komisi II DPR RI, Lukman Edy mengaku sudah mendapat restu dari Annas Maamun untuk membentuk Daerah Otonomi Baru (DOB) pemekaran Kabupaten eks Kubu sebelum terjun ke Rokan Hilir.

"Tugas saya di komisi II banyak dimusuhi bupati. Apalagi komisi kami tugasnya untuk pemekaran daerah. Tapi jangan khawatir, saya sudah minta izin dengan bupati atuk Annas," timpal Lukman Edy pada acara MUBES pemekaran Kabupaten di Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu, Rokan Hilir, Riau pada hari Minggu (15/5/2016) di stadion mini Kubu.

"Duh, apa tak tahu Lukman Edy, bupati sekarang kan Suyatno," gumam warga yang memadati kursi tenda yang diisi hampir 2000 undangan dari 7 Kecamatan.

Dalam pidatonya, Lukman Edy yang merupakan politisi PKB mengatakan, persoalan penetapan lokasi ibukota kabupaten jangan sampai menimbulkan polemik. Pintanya, usulkan 2 atau 3 lokasi. Nanti DPR yang akan mempertimbang layak atau tidak suatu daerah itu dijadikan ibukota kabupaten.

Menurutnya, proses pembentukan DOB tidak akan berlangsung lama. Apalagi, wilayah kubu berada di daerah perbatasan yang rawan dengan konflik tapal batas serta peredaran narkoba. Biasanya, pusat yang akan turun langsung menetapkan percepatan pemekaran tanpa harus menunggu rekomendasi dari gubernur ataupun bupati.

"Kubu termasuk kawasan strategi nasional. Tak peduli lagi izin dari bupati dan gubernur. Karena wilayah ini sudah memenuhi ketentuan sebagai wilayah yang dianggap rawan," sebutnya.

Dia mengingatkan, pemekaran suatu daerah tidak akan terlaksana jika tidak mendapatkan persetujuan dari Penghulu dan Badan Pengawas Kepenghuluan (BPK). Untuk itu dia meminta kepada panitia pemekaran agar lebih intensif mendekati aparat kepenghuluan.

Sementara itu, anggota DPRD Rohil yang juga panitia pembentukan DOB, Darwis Syam mengungkapkan, hampir tiap tahun Rokan Hilir menyumbang ke pusat sebesar Rp25 triliun. Sayangnya, pengembalian kedaerah sangat kecil sehingga banyak kecamatan yang tidak mendapat perhatian pembangunan.

Untuk itu, melalui moratorium pemekaran daerah otonomi baru, dia meminta seluruh elemen agar bersatu untuk mewujudkan pembentukan Kabupaten eks Kubu.(amr)