PEKANBARU, GORIAU.COM - Menyikapi protes dan penolakan sejumlah Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) se-Kabupaten Kampar terkait pengusulan Zulpan Azmi sebagai Wakil Ketua DPRD Kampar, DPW PAN akan segera melakukan rapat.

Pasalnya, saat ini DPC PAN se-Kabupaten Kampar seperti terjadi dualisme. Dimana setelah di demo oleh kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai DPC PAN se-Kampar pada Senin (29/9/2014) lalu, tiba-tiba hari ini, Jumat (3/10/2014), sekitar 15 kelompok yang juga mengaku DPC PAN se-Kampar menyampaikan aspirasinya.

Dimana aspirasi yang mereka sampaikan bertolak belakang dengan DPC PAN sebelumnya. Dalam kedatangannya, mereka menyampaikan 3 aspirasi ke Kantor DPW PAN Riau.

Pertama, mereka menyatakan bahwa tidak benar DPC PAN se-Kampar melakukan penyegelan Kantor DPD PAN Kampar.

Kedua, tida benar DPC PAN se-Kampar menolak SK Nomor: PAB/A/Kpts/KU-SJ/093/IX/2014 tentang Pengesahan Saudara ku Zulpan Azmi sebagai calon Pimpinan DPRD Kabupaten Kampar dari Parta Manat Nasional tertanggal 15 September 2014.

"Kami patuh dan taat pada keputusan partai, platform partai, Anggaran Dasar Partai karena kami yakin keputusan-keputusan tersebut dibuat dan dilandasi oleh pertimbangan-pertimbangan demi kemajuan PAN," isi aspirasi.

Ketiga, DPC PAN se-Kampar siap mengawal dan mengamankan keputusan Partai Nomor 10 termasuk SK DPP tersebut dan siap mengawal dan mengamankan hasil rapat pleni DPD pada Senin (15/9/2014) yang memutuskan untuk merekomendasikan ke Sekretariat DPRD Kampar untuk diproses sampai pelantikan.

Sebanyak 3 aspirasi itu disampaikan dan ditandatangani secara langsung oleh 15 DPC PAN se-Kampar. Berikut daftarnya:

1. Kampar Timur (Ridwan)

2. Kampar (Razali)

3. Kampar Utara (Nirwan)

4. Rumbio Jaya (Juliakman)

5. Bangkinang Kota (Beni)

6. Bangkinang

7. XIII Koto Kampar (Rossi)

8. Koto Kampar Hulu

9. Kampar Kiri (Jafri)

10. Kampar Kiri Tengah (Sardi)

11. Kampar Kiri Hulu (Syahwaril)

12. Kampar Kiri Hilir (Suyarman)

13. Tapung Hulu

14. Siak Hulu (Saidi Amri)

15. Kuok (Mualimin)

Wakil Sekretaris DPW PAN Riau, Prima Ermad, yang menyambut 15 DPC se-Kampar mengatakan, aspirasi mereka akan disampaikan ke pimpinan. Selanjutnya, DPW PAN Riau akan melakukan rapat untuk membahas permasalahan ini.

"Sepertinya terjadi dualisme, karena ada dua pihak yang sama-sama mengaku dari DPC PAN se-Kampar, jadi ini akan kita putuskan dalam rapat. Kita juga akan memutuskan mana DPC yang benar dan legal," kata Prima.

Jika nantinya yang legal kubu pertama, atau yang menolak pengusungan Zulpan Azmi, maka tuntutan mereka akan disampaikan ke DPP PAN. "Sementara jika sebaliknya, kubu kedua yang legal, maka tidak perlu ditindaklanjuti lagi," sambung Prima.***