PEKANBARU, GORIAU.COM - Polisi Resort Kota (Polresta) Pekanbaru akan membentuk tim khusus buru pelaku rampok. Hal itu dilakukan untuk menangkap para perampok yang melakukan aksi kejahatan di Pekanbaru.

Hal itu disampaikan oleh Wakapolresta Pekanbaru AKBP Putut Sugeng Wicaksono Sik, Jumat (3/10/2014) siang di ruang kerjanya.

"Setelah kejadian perampokan emas 1,7 Kg kemaren, kami akan membentuk tim khusus buru rampok," ujar Putut. Tim tersebut akan bekerja untuk mengungkap siapa pelaku perampokan.

Pasalnya, hingga saat ini Polresta Pekanbaru belum berhasil menangkap dan mengidentifikasi senjata api rampok emas 1,7 Kg. "Kami masih terus melakukan perburuan terhadap pelaku yang diduga lebih dari satu orang," kata Putut.

Dilihat dari aksinya, lanjut Putut, pelaku diduga pemain lama yang sudah terbiasa melakukan perampokan. "Kita menduga ini pemain lama, mereka berani beraksi di siang hari," katanya.

Dikatakan Putut, aksi perampokan dengan korban Ali Unan terjadi pada Kamis (2/10/2014) siang. Ketika itu, Ali bersama temannya Syafrijal sedang melebur emas di rumahnya, jalan Purwodadi.

Tak lama kemudian, datang tiga orang laki-laki menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat dan Yamaha Jupiter tanpa nomor polisi. Dengan cepat, para perampok melumpuhkan Ali dan Syafrizal. "Mereka diikat dan mulutnya dilakban," ujar Putut.

"Salah seorang perampok juga menodongkan senjata api kepada mereka. Mereka tak kuasa untuk melawan," ulas Putut. Akibat dari kejadian tersebut, Ali menderita kerugian hingga Rp600 juta.(san)