
BATAM – Seorang pria berinisial NZ mendatangi masjid sambil menenteng sebilah parang karena merasa terganggu oleh suara membangunkan sahur yang berasal dari masjid.
Dikutip dari Inews.id, peristiwa itu terjadi di Masjid Al Mukminin, Kampung Tua Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (13/4/2022) pagi.
Video peristiwa tersebut beredar di media sosial. Dalam video, terlihat NZ masuk ke dalam masjid dan mendatangi remaja masjid yang sedang membangunkan warga untuk sahur. Dia mengacungkan parang ke arah remaja yang sedang berkumpul.
Lalu datang seorang jamaah berusaha menarik tangan NZ dan mendorongnya agar melepaskan parang tersebut. Sekitar tiga orang memegangnya hingga parang akhirnya terlepas.
Cekcok NZ dengan remaja masjid bisa diredam warga yang terbangun dan berdatangan usai mendengar keributan.
Seusai cekcok dengan remaja masjid, NZ kembali ke rumahnya.
Namun, saat rombongan remaja masjid hendak pulang, dianggap NZ akan menyerangnya, sehingga kembali terjadi cekcok.
Saat itulah NZ mengayunkan parang hingga melukai seorang remaja bernama EG. Sebelum keributan membesar, warga segera memisahkan dan menghubungi polisi.
Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono mengatakan, NZ merupakan warga setempat yang rumahnya dekat dengan masjid.
''NR ini juga seorang Muslim dan selama ini tidak ada masalah dengan warga. Dia mengaku merasa terganggu dengan suara membangunkan sahur dan membawa parang hanya untuk menggertak,'' ujar Kapolsek, Rabu (13/4/2022).
Kasus ini sudah dalam penanganan Polsek Lubuk Baja. Berdasarkan kesepakatan bersama kedua belah pihak, mereka saling memaafkan dan berdamai.
NZ menyesali perbuatannya. Dia mengaku saat itu terpancing emosi dan sudah meminta maaf kepada semua warga. Bahkan dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
''Saya minta maaf sebesar-besarnya. Ke depan tidak akan terjadi lagi,'' ucap NZ.***