
PEKANBARU - Jasa Raharja Cabang Riau menggandeng Dinas Perhubungan, Ditlantas dan Organda mengadakan kegiatan pelatihan bagi 40 pengemudi angkutan umum se-Riau. Tujuannya, guna meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas agar angka kecelakaan turun.
Demikian dijelaskan Kepala Jasa Raharja Cabang Riau, Isman, Kamis (10/3/2016) siang di kantornya. "Kegiatan pelatihan awak kendaraan angkutan umum ini kita gelar 14 hingga 15 Maret nanti, di Hotel Pesona Jalan Jenderal Sudirman. Ada 40 pengendara se-Riau kita undang," sebutnya.
Materinya, sambung Isman, berkaitan dengan etik berlalu lintas serta aturannya serta pengetahuan organisasi. 40 orang tersebut, ditunjuk langsung oleh intsruktur organisasi masing-masing. "Ini bukti kita berperan aktif terhadap upaya preventif untuk menurunkan angka kecelakaan," katanya.
Syarat yang bisa mengikuti pelatihan ini, antara lain berpengalaman sedikitnya tiga tahun mengemudi dan memiliki Surat Izin (SIM). "Jadi tugas utama kita tidak hanya memberikan santunan saja, namun juga melatih pengemudi agar kompeten, sehingga penumpang nyaman," sebut Isman.
Ia menjabarkan, untuk dana santunan, ada kenaikan 12 persen pada periode 2014-2015, padahal angka kecelakaan tidak meningkat. "Faktornya disebabkan ada kecelakaan di luar Riau dimana keluarganya (ahli waris) di sini, itu kita bayarkan," ungkapnya.
Sedangkan di 2016 juga ada peningkatan sedikit. "Karena memang tugas utama kita menjalan UU tentang dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang di jalan raya. Jasa Raharja sebagai penanggung pihak pertama dengan nominal Rp10 juta," tukasnya. ***