BAGANSIAPIAPI - Nelayan Penipahan menemukan sesosok mayat yang terapung-apung di laut pada  kordinat 02.33.100 LU 100.40.500 Bujur Timur, di sekitar pulau jemur, Rokan Hilir, Riau. Mayat tersebut ditemukan warga pada hari Minggu (13/11/2016) sekira pukul 17.00 Wib.

Saat ditemukan oleh warga, mayat tersebut sudah mengeluarkan aroma yang menyengat, dan dengan kondisi setengah telanjang. Oleh nelayan, mayat tersebut langsung dievakuasi dengan menggunakan tikar, kemudian dibawa menggunakan kapal nelayan.

Menurut saksi mata Saparuddin (41), ia dan empat temannya sedang mencari ikan di sekitar perairan Pulau Jemur yang berbatasan dengan Malaysia. Posisi ditemukan jenazah sering dilewati kapal tanker yang bertonase berat. Mayat yang tidak diketahui identitasnya itu, mereka temukan sedang mengapung di tempat mereka biasa menebar jaring ikan.

BACA JUGA:

. Sebuah Tamparan Keras Bagi Dinas Perikanan Rohil Ketika Nelayan Penipahan Tangkap Kapal Trawl

. Warga Penipahan Goro Bangun Posko untuk Tangkap Bandar Narkoba, Jika Tertangkap Diserahkan ke Polisi

''Kami tidak menemukan satup un identitas maupun dokumen. Lalu kami bawa saja mayat ini ke darat,'' kata Saparuddin, warga jalan Bakti desa Penipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Sementara itu, Kapolres Rokan Hilir, AKBP Posma Lubis, menyebutkan bahwa mayat tersebut dievakuasi sementara di pos jaga Angkatan Laut Penipahan. Setelah dilakukan visum, jenazah itu langsung dikebumikan. ''Karena tidak memiliki identitas, kita kebumikan di pemakaman umum khusus jenazah yang tidak diketahui agamanya,'' kata Kapolres kepada GoRiau.com, Senin (14/11/2016). ***