PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman tak mau ambil pusing soal pejabat hasil assesment hingga pejabat tinggi pratama (eselon II) yang dicecar pertanyaan oleh Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Wajar saja ada pemeriksaan. Biasanya memang ada pemeriksaan sekali setahun, dua tahun dan dua setengah tahun," kata Plt Gubri.

Saat ditanya mengapa tim penyidik fokus menanyakan dugaan politik uang, Plt Gubri tidak banyak berkomentar.

"Tanya saja kepada pihak yang terkait," jawabnya singkat.

Untuk diketahui, Senin (14/12/2015) lalu, seluruh pejabat eselon II yang duduk diperiksa tim penyidik Irjen Kemendagri di Balai Diklat Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Provinsi Riau.

Tim penyidik Irjen Kemendagri menanyakan seputar dugaan politik uang, pencopotan Zaini Ismail hingga disebut-sebutnya nama kedua keluarga Plt Gubri, yakni Anto Rachman dan Juni Rachman. Bukan hanya pejabat yang berhasil lolos assesment, pejabat nonjob pun turut dicecar pertanyaan guna menyelidiki dugaan adanya politik uang dalam seleksi pejabat di lingkup Pemprov Riau tersebut. ***