SELATPANJANG, GORIAU.COM - Pihak PLN kini terus melakukan berbagai upaya mengatasi krisis listrik di Kota Selatpanjang dan sekitarnya. Diantaranya mempercepat pembangunan jaringan dari Desa Mengkikip ke Desa Gogok, sejauh 44 Km.
Demikian disampaikan Kepala PLN Cabang Dumai, yang membawahi PLN Selatpanjang, Didi Rachmanto, saat ditemui akhir pekan lalu di Selatpanjang.
"Jika jaringan sudah selesai maka tahun ini Selatpanjang akan bebas krisis listrik," kata Didi.
Menurutnya lagi, listrik tersebut akan memanfaatkan gas yang diekploitasi oleh Energi Mega Persada Malacca Strait SA (EMPMS SA), di Desa Mengkikip Kecamatan Tebingtinggi Barat. Proses kerjasamanya, kata Didi, sudah dilakukan oleh jajaran direksi dan juga Pemkab Kepulauan Meranti sebagai pemilik wilayah.
"Kita yakin tidak ada maslah dalam kerjasama pembelian gas dari EMP. Dan bupati Irwan sendiri sangat proaktif dalam permaslahan ini," tambahnya.
Pembangkit listrik bertenaga gas ke dua di Meranti setelah pembangkit Melibur ini, akan menyumbangkan pasokan listrik sebesar 4 Mw.
"Target kita akan siap dalam 3 bulan mendatang. Jika tidak ada kendala kita akan surplus listrik hingga 60 persen. Itu artinya Selatpanjang dan sekitarnya akan bebas krisis," ucap Didi.***