SELATPANJANG, GORIAU.COM - Tahun ini, Dinas Perhubungan Provinsi Riau akan memulai pembangunan RoRo (roll of roll on) antar desa Alai kecamatan Tebingtinggi Barat menuju Bantar kecamatan Rangsang Barat. Pemancangan pertama RoRo yang menghubungkan antara Pulau Tebingtinggi dengan Pulau Rangsang tersebut akan dilakukan Senin (18/8/2014) pekan depan.


Demikian disampaikan PPK Dishub provinsi Riau, Agus Suswandi, yang didampingi, Staff Teknis Dirjen Perhubungan Darat, Lukman dan JL Gaol dari Kementerian Perhubungan RI, serta Kabid Perhubungan Darat Dishubkominfo Kepulauan Meranti, Musa Albakri, kepada wartawan, Kamis (14/8/2014) di Selatpanjang.
Dikatakan Agus, mereka sudah survei dua kali mensurvei dan melihat lokasi untuk pembangunan pelabuhan RoRo tersebut.
"Sudah sudah melihat lokasi rencana kegiatan. Untuk di Tebingtinggi Barat di samping pelabuhan desa Alai, dan di Rangsang Barat berdekatan dengan pelabuhan desa Bantar," ungkapnya.
Dijelaskan Agus lagi, bahwa total anggaran untuk pembangunan RoRo itu sebesar lebih kurang Rp30 Milyar yang bersumber dari APBN. Sementara untuk pengerjaan tahap awal di 2014 ini, dialokasikan Rp5 Milyar khusus pemancangan.
"Pengerjaan proyek RoRo ini kita lakukan dengan sistem tahun jamak (multiyears, red). Harapan kita bisa selesai pengerjaan dalam 3 tahun. Konsep agak mirip dengan RoRo KMP Berembang antara Kampung Balak-Tanjung Buton. Untuk kapasitas kemungkinan sedikit lebih kecil dari KMP Berembang," jelas dia.
Lebih lanjut mereka mengakui, rencana pembangunan roro ini sudah diajukan sejak 2012 lalu oleh Dishub provinsi ke Kementerian Perhubungan RI. Saat ini servei lapangan dan DED sudah final dikerjakan.
Menanggapi rencana pembangunan RoRo itu, Kabid Perhubungan Darat Dishubkominfo Kepulauan Meranti, Musa Albakri, berharap dengan selesai sesuai harapan. "Dengan keberadaan RoRo ini nantinya kita harapkan dapat membuka keterisoliran masyarakat, terutama di pulau Rangsang. Sehingga, seiring dengan itu perekonomian masyarakat terus meningkat," ucap Musa.***