DURI, GORIAU.COM - Menekan jumlah penduduk di Indonesia, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau, terus mengadang-gadangkan Program Keluarga Berencana (KB). Dimana dua anak cukup.

Dari informasi yang dirangkum GoRiau.com, melalui Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Indrawarman, terjadi lonjakan peserta kb tahun ini di Provinsi Riau, sebesar 61 persen hingga saat ini. Dimana peserta kb terbanyak masih dipegang oleh Kota Pekanbaru.

"Tahun lalu peserta kb di Riau hanya 54 persen. Hingga bulan ini saja ada peningkatan 7 persen dari tahun lalu. Itu menandakan, kalau program kb masih butuh sosialisasi yang menyeluruh hingga pelosok desa dan pulau-pulau terluar di Provinsi Riau," ujarnya, Selasa (3/11/2015) kemarin, di Desa Air Kulim, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Alasan masyarakat tak mau ikut kb, lanjutnya, karena letak geografis dan pelayanan yang tidak sampai. Pelayanan yang tidak sampai terutama daerah-daerah yang masih pelosok, karena sulit terjangkau, seperti pulau terluar di Riau. Selain petugas pelayanan yang terbatas, transportasi juga merupakan kendala.

"Peserta kb di Kabupaten Bengkalis, terlihat peningkatan. Begitu juga kabupaten dan kota di Riau lainnya. Pesan kita (BKKBN Riau, red), agar setiap kecamatan mengerakkan kb kesehatan dan pkk disetiap desa, sehingga masyarakat di pelosok pun dapat terlayani. Karena petugas yang ada sangat minim," tutupnya singkat menjelaskan kepada GoRiau.com.***