NEW DELHI – Tim dokter di India menemukan janin yang tumbuh dalam perut bayi berusia 40 hari. Kejadian super langka itu disebut fetus in fetus.

Fetus in fetus adalah suatu kondisi medis langka yang didefinisikan sebagai adanya janin dari salah satu dari dua kembar di dalam tubuh bayi yang lain.

Dikutip dari Sindonews.com yang melansir Sputnik, janin dalam tubuh bayi berusia 40 hari itu berhasil dikeluarkan melalui operasi oleh para dokter di negara bagian Bihar India.

Kejadian super langka itu dilaporkan terungkap setelah orang tua sang bayi memperhatikan perut anaknya yang kembung sehingga bayi itu kesulitan buang air kecil.

Dokter Tabrez Aziz dari Rahmania Medical Center di Bihar menyarankan pemindaian computed tomography (CT) pada perut bayi.

Hasil pemindaian itu membuat semua orang terkejut karena menunjukkan janin berkembang di dalam perut bayi tersebut. Satu tim dokter melakukan beberapa tes lanjutan. Setelah itu mereka memastikan adanya janin di perut bayi tersebut. Menyebutnya sebagai ''janin-dalam-janin'', kondisi medis yang langka, para dokter mengatakan kepada kantor berita India ANI bahwa kasus seperti itu hanya terjadi pada satu dari 500.000 pasien.

''Anak itu sekarang baik-baik saja setelah operasi dan telah keluar dari rumah sakit,'' ungkap Dr Aziz, dilansir Sputnik pada Senin (30/5/2022).

Para ahli menjelaskan, ''Janin-dalam-janin memerlukan pemeriksaan tingkat tinggi dan teknik bedah yang cermat untuk operasi yang sukses.''

Kejadian serupa dilaporkan lima tahun lalu di Hong Kong, saat bayi yang baru lahir memiliki janin saudara kandungnya sendiri di dalam dirinya pada saat kelahirannya. Pada 2019, seorang wanita di Israel melahirkan seorang bayi perempuan yang memiliki embrio kembarannya di perutnya.***