RENGAT, GORIAU.COM - Pasca terpilihnya Sunardi Ibrahim sebagai Ketua Umum KONI Inhu periode 2013-2017, yang baru. Ia diberi waktu satu minggu untuk membentuk kepengurusan. Dalam menyusun pengurus, Sunardi akan dibantu dua orang formatur yaitu Supri Handayani dari PSSI Inhu dan Armansyah dari PABBSI Inhu.

Seperti diketahui Sunardi Ibrahim, akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum KONI Inhu periode 2013-2017 dalam Musorkablub menggantikan Yopi Arianto yang mengundurkan diri. Sebelumnya memang ada dua nama yang juga mencuat sebagaibakal calon ketua umum yakni Alfian Rahmat dan Nasri Muda. Namun sesuai ketentuan Tatib sidang, calon harus didukung minimal oleh lima pemegang hak suara. Hanya Sunardi yang mendapatkan dukungan dan memenuhi syarat untuk menjadi calon, sementara dua nama lainnya harus gugur, karena masing-masing hanya didukung oleh dua pemegang hak suara saja. Berdasarkan hasil keputusan Musorkablub, juga dipilih dua orang formatur yang akan membantu ketua terpilih untuk menyusun kepengurusan KONI Inhu periode 2013-2017. Mereka adalah Supri Handayani dari PSSI Inhu dan Armansyah dari PABBSI Inhu. Ketua terpilih dan formatur hanya diberi waktu satu minggu untuk menyusun kepengurusan, untuk selanjutnya diusulkan ke KONI Riau untuk di SK kan. Musorkablub dibuka langsung oleh Bupati Inhu Yopi Arianto, Sabtu (16/3) malam di gedung Dang Purnama Rengat. Pembukaan juga dihadiri wakil bupati Harman Harmaini dan Sekda Raja Erisman, Asisten II Khairizal, Kadispora Slamet, serta Sekretaris KONI Riau Dramansyah beserta rombongan. Bupati berharap, agar KONI Inhu yang baru akan dapat lebih baik dari KONI sebelumnya. Inhu dihadapkan pada even olahraga terbesar di Riau pada 2014, yakni Pekan olahraga Propinsi (Porprov) VIII. Persiapan harus segera dapat dimulai sejak saat ini, terutama kewajiban yang harus dilaksanakan KONI Inhu dibantu Pengcabor, menyiapkan atlet yang mampu memberikan yang terbaik untuk Inhu. Bupati juga meminta, agar seluruh cabor dapat memaksimalkan atlet-atlet putra daerah Inhu yang terbaik. Untuk itu koordinasiPemkab Inhu melalui Dispora dan juga KONI serta Pengcabor harus dapat berjalan dengan agar pelaksanaan Porprov VIII, pelaksanaannya dapat sukses juga sukses prestasi Inhu. Sementara itu Sekum KONI Riau, Darmansyah menyatakan bahwa dalam penyusunan kabinet, harus diperhatikan beberapa hal. Diantaranya pembagian pengurus yang terdiri dari pengurus inti, pembantu pimpinan dan pelaksana. Darmansyah juga menegaskan agar pengurus yang dibentuk jangan sampai “gemuk”. “Lebih ramping dan kinerja maksimal dan kaya fungsi dari pada gemuk tapi miskin kinerja, jelasnya. Dikatakannya, olahraga butuh orang-orang yang siap berkorban tenaga, waktu dan juga harta. Jangan sampai pengurus yang ada hanya diatas kertas saja, sementara yang bekerja hanya beberapa orang saja, lebih baik pengurus yang pasti bekerja saja yang ditempatkan. (aun)