RENGAT,GORIAU.COM - ‪‪Sumur minyak tua milik PT Medco Energi Lirik ditemukan di tengah areal rencana pembangunan stadion mini batu canai di komplek perkantoran Pemkab Inhu, kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Akibat nya, pengerjaan stadion terancam gagal, sehingga berdampak pada pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau 2014 mendatang.

Padahal, pekerjaan stadion tersebut didalam konrak pengerjaan nya harus selesai pada 17 Desember 2013, tahun ini.

Keberadaan sumur minyak tua itu diketahui pada saat Komisi C DPRD Inhu meninjau lokasi pembangunan stadion yang telah dianggarkan sebesar Rp 2O miliar lebih melalui APBD murni Inhu tahun 2013, Kamis (19/9/2013) semalam. 

Kunjungan komisi C DPRD Inhu ke lokasi guna melihat persentase pengerjaan stadion, pada saat melakukan pembahasan APBD Perubahan dengan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudsata) Inhu yang mengajukan penambahan anggaran sekitar Rp 6 miliar untuk kegiatan tambahan pembangunan stadion dalam pembahasan APDB Perubahan 2013. 

"Realisasi pengerjaan stadion batucanai baru 30 persen dari anggaran murni Rp 20 miliar. Disporabudsata mengajukan tambahan anggaran Rp 6 miliar. Sementara ada kendala sumur minyak tua di lokasi tersebut, ini akan menjadi kendala," ujar anggota Komisi C Suharto.

Dikatakannya, soal penambahan anggaran masih dalam pembahasan. Disarankan kepada Pemkab Inhu agar menyelesaikan pengerjaan fisik dan masalah sumur minyak tua juga diselesaikan terlebih dahulu dengan PT Medco Energi. "Jika sumur minyak tua itu masih menjadi kendala, pembangunan stadion Batucanai akan gagal hingga 17 Desember 2013, ini," ujar Suharto.

Ditempat yang sama, Poject Manajer PT Madona Jaya Abadi, Vibi Indrayana pelaksana pembangunan dikonfirmasi mengakui bahwa pengerjaan stadion terkendala karena keberadaan sumur minyak yang memiliki kedalaman sekitar 3000 kaki (1 KM).

Akibatnya, kegiatan pematangan lahan tidak bisa dikerjakan karena posisi sumur tersebut berada di tengah areal. "Pengerjaan ini kit jamin rampung hingga 17 Desember 2013, dengan catatan sumur minyak itu diamankan," sebut Vibi. 

Sementara itu, Plt Kepala Disporabudsata Inhu, Armansyah mengaku telah menyampaikan keberadaan sumur minyak tersebut ke Dinas Pertambangan Energi (Distamben) Inhu. Selanjutnya, Distamben telah menyurati PT Medco Energi Lirik.

"Hingga saat ini, kami masih menunggu jawaban dari PT Medco Energi, untuk pengamanan sumur minyak itu," jelasnya.(jef)