
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Setahun sudah warga Tasik Pasir Puyu, Kepulauan Meranti, Riau menunggu janji perusahaan listrik negara yang akan mengalirkan listrik, namun sampai sekarang janji tersebut tak kunjung direalisasikan. Harapan pun kini sirna, dan warga tetap hanya bisa menikmati listrik hanya malam hari.
Janji tersebut sempat diungkapkan ke warga Desa Melibur dan Bandul, Tasir Pasir Puyu. Karena sempat dijanjikan, warga pun berharap. Namun sayangnya, tanda-tanda akan dialirinya kampung itu tak pernah ada.
''PLN sudah berjanji akan memasang jaringan sepanjang 35 km mulai Desa Melibur hingga Bandul. 8 km jaringan tersebut merupakan jaringan yang dibiayai melalui APBN,'' ujar Camat Tasik Putri Puyu Izhar.
Meski begitu, pihak PLN sudah mengadakan satu mesin genset yang sudah dibawa ke Bandul. Mesin tersebut walau belum memiliki tempat permanen, namun sudah bisa dioperasikan. Sejauh ini masyarakat Tasik Putri Puyu sudah bisa menikmati arus listrik. Walaupun hidupnya masih di waktu malam saja, tapi hal itu sudah banyak membantu.
Camat Izhar mengharapkan pihak PLN jbisa mengelola mesin tersebut dengan maksimal. Termasuk administrasi pembayaran rekening listrik pemakaian masyarakat itu. Sebab belakangan, pihak PLN tidak memberikan kertas hasil print out atas pemakaian listrik oleh konsumen. Semua dibuat secara manual saja, tanpa dikeluarkan hasil printer sebagaimana biasa. Dan kedepan diharapkan juga agar PLN terus berbenah diri. Sehingga pelayanan yang diberikan bisa memuaskan para konsumen. (kpt)