SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Siak menggelar sosialisasi bahaya seks bebas atau sering disebut dengan virus merah jambu. Sosialisasi dilakukan kepada pelajar SMA dan SMP yang ada di Siak.

Ketua KPAID kabupaten Siak H Sofyan Saleh SHI, Jumat (10/5/2013) mengatakan kasus yang terjadi baik berkaitan dengan masalah moral yang berakibatkan pada sek bebas ini ternyata yang menjadi penyebabnya adalah para siwa telah mengenal yang namanya gambar gambar porno yang ada di dalam HP mereka.

Hal ini terjadi disebabkan kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh orang tua dan pengaruh lingkungan akibatnya menjadi sasaran dan korban adalah siswa di sekolah yang imannya masih tipis.

Dikatakanya, bahwa KPAID Kabupaten Siak telah melakukan sosialisasi dan mengevaluasi terhadap bahaya virus merah jambu yang terjadi dikalangangan remaja sekolah saat ini. ''Merupakan kewajiban kita semua untuk melakukan pemahaman dan pengertian melalui sosialisasi terhadap anak-anak remaja yang saat ini masih duduk sekolah baik itu SMP maupun tingkat SMA,'' jelas Sofyan.

Ketua KPAID Kabupaten Siak meminta kepada orang tua agar tidak membeli anaknya handphone berkamera dan handphone canggih lainnya karena teknologi tersebut akan bisa membawa generasi muda ke jalan yang sesat. ''Yang paling utama adalah pengawasan dari orang tua karena dengan ada pengawasan dari orang tua, pihak luar tidak akan bisa efektif,'' sebutnya. (sks)