BENGKALIS, GORIAU.COM - Meski saat ini Bengkalis, Riau sudah memiliki tiga bank sampah, namun pemerintah ingin lebih banyak lagi. Karena itu, Pemkab Bengkalis melalui Dinas Pasar dan Kebersihan akan menggelar Bimbingan Teknis tentang Bank Sampah. Acara tersebut bakal diikuti 60 peserta dari perangkat desa, guru, UPT Dinas Pasar dan lainnya.

Kepala Dinas Pasar Kebersihan melalui Kabid Kebersihan, Abdul Kadir, ditemui baru-baru ini mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan Bimtek bank sampah tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan peserta dalam pengelolaan bank sampah.

Selain itu juga untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang teknis mendirikan bank sampah. ''Banyak manfaat yang kita peroleh, selain memang berupaya menciptakan lingkungan yang bersih juga nilai ekonomis yang kita peroleh dari mengolah sampah,” kata Kadir.

Sudah ada tiga bank sampah di Bengkalis. Pertama adalah bank sampah Berseri di jalan Rumbia Bengkalis. Bank sampah ini dikelola Dinas Pasar dan Kebersihan. Kedua bank sampah SD 01 Bengkalis dan bank sampah SMAN 2 Bengkalis.

''Kita berharap unit-unit bank sampah itu akan terus tumbuh, tidak haya di sekolah tapi juga di lingkungan perkantoran hingga ke desa-desa,” ujar Kadir.

Teknis penanganan bank sampah kata Kadir sebetulnya sangatlah mudah. TaK heran kalau anak SD 01 Bengkalis sudah melakukan hal itu sejak beberapa waktu lalu.

Para siswa diminta untuk memilah sampah-sampah yang ada di rumah. Mana sampah organik dan mana yang non organik. Sampah tersebt kemudian dibawa ke sekolah diserahkan ke pengelola bank sampah.

Sampah yang dibawa lalu ditimbang dan siswa bersangkutan mendapatkan bayaran sesuai harga sampah yang dibawa. Hanya saja uang yang diperoleh dari menjual sampah tersebut tidak diambil tapi dimasukkan ke rekening miliknya di sekolah.

''Uang hasil jualan sampah in tetap milik siswa bersangkutan. Dibuat peraturan dalam setahun berapa kali bisa diambil. Dan kita sudah menjalin kerjasama dengan pihak ketiga yang siap menampung sampah-sampah atau barang bekas ini. Selain rumah kita menjadi lebih bersih ternyata sampah juga mendatangkan keuntungan ekonomi bagi kita,'' papar Kadir. (jfk)