
PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - SMK Negeri 1 Desa Sungai Emas, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan saat ini mengalami kekurangan guru pengajar. Tiga tahun terakhir, kondisi tersebut telah berlangsung. Meski demikian, belum ada tanggapan serius dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pelalawan, untuk segera menambah tenaga pengajar di sekolah tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Sungai Emas, Samsuria, Minggu (16/3/2014). Samsuria mengungkapkan, kekurangan guru pengajar di SMK Negeri 1 Desa Sungai Emas, sudah berlangsung lama, dan kondisi ini sangat dikhawatirkan oleh para orang tua siswa.
Dikatakan Samsuria, awalnya para guru yang mengajar di SMK Negeri 1 Desa Sungai Emas adalah honorer, namun setelah diangkat menjadi PNS, tak lama guru-guru tersebut pindah tugas meninggalkan sekolah.
"Setelah mendapatkan pengangkatan sebagai PNS, guru tersebut dipindahkan ke kota. Untuk mengisi kekosongan jam belajar, terkadang guru mata pelajaran lain mengisi. Guru mata pelajaran lain terpaksa masuk menggantikannya atau siswa belajar sendiri,"katanya.
Dijelaskan Samsuria, kekurangan guru pengajar sudah berlangsung tiga tahun terakhir ini. Kekosongan guru diakibatkan pindahnya guru ke tempat lain, selain itu juga seperti tidak adanya penunjang kehidupan dan kurangnya perhatian kesejahteraan guru untuk daerah terpencil dan sangat terpencil.
"Kami berharap, kalau ada penerimaan CPNS, siapa saja bagi guru yang akan ditempatkan disini komit dan mau mengabdi di daerah terpencil seperti desa kami. Kami juga berharap putra-putri tempatan bisa diangkat menjadi guru,"ujarnya.
Masih kata Samsuria, permasalahan tersebut sudah pernah diadukan ke Disdik Pelalawan. Namun sampai saat ini permasalahan itu belum juga menemui titik temu.
"Saat ini siswa yang bersekolah disana sekitar 86 siswa. Kekosongan guru terjadi pada mata pelajaran matematika, bahasa Inggris, bahasa Indonesia. Wali murid berharap disaat ada yang dipindahkan, ada penggantinya,"terangnya.(rkn)