BENGKALIS, GORIAU.COM - Peningkatan sarana pelabuhan Roro Air Putih, Bengkalis sudah harus dilakukan pada tahun ini. Diskominfo harus segera melelang kegiatan karena kondisi pelabuhan sudah memprihatinkan.

''Pelabuhan Roro Air Putih itu sudah berumur 20 tahun, jadi harus segera diperbaiki. Kalau tidak bisa membahayakan pengguna,'' ujar Ketua Komisi II DPRD Bengkalis Suhendri Asnan yang dikonfirmasi, Selasa (8/1/2013).

Dia menjelaskan, pembangunan sarana roro tersebut sempat tertunda satu tahun karena itu DPRD mengingatkan kepada Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Bengkalis untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan tahun 2013 ini.

Dikatakannya, bahwa perencanaan peningkatan sarana pelabuhan roro itu sendiri sudah dikerjakan pada tahun 2011 lalu, namun pada tahun 2012 batal dilelang karena ada kesalahan perencanaan serta belum adanya analisa mengenai dampak lingkungan.

''Perencanaannya sudah mulai dikerjaaan sejak tahun 2011, sementara fisiknya belum sama sekali. Kita mengingatkan kepada  Dishubkominfo untuk segera memulai pekerjaan peningkatan sarana publik yang snagat urgen tersebut,sekaligus mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,'' jelas Suhendri.

Menurut politisi senior PDI Perjuangan ini, kalau pembangunan fisik tidak segera dimulai tahun 2013, dikhawatirkan pelabuhan yang dipakai sekarang bisa membahayakan pengguna jasa penyeberangan. Pihaknya juga mengingatkan agar dalam pembangunan pelabuhan roro itu nantinya semua persyaratan yang dibutuhkan harus dilengkapi terlebih dahulu.

''Selain pembangunan fisik, masalah perizinan juga harus dituntaskan. Jangan sampai nanti begitu pembangunan selesai tak dapat dimanfaatkan, disebabkan perizinan belum ada atau tidak lengkap seperti contoh pelabuhan kargo di Air Putih yang sudah lebih dua tahun selesai dikerjakan tapi tak dioperasikan,'' tukas Asnan mencontohkan. (jfk)