PEKANBARU - Syeikh Rasyid, si bocah 'ajaib' penghafal Alquran asal Pekanbaru, Provinsi Riau, ikut turun dalam aksi Bela Islam Jilid III, 2 Desember 2016 siang tadi, yang berlokasi di Jalan Gajah Mada.

Dalam Aksi Bela Islam tersebut, bocah sembilan tahun yang terkenal dengan kemampuan menghafal Kitab Alquran serta lantunan suaranya yang merdu menyerupai imam besar ternama di dunia ini diberi kesempatan 'beraksi'.

Dengan suara yang lantang , Syeikh Rasyid langsung menyerukan takbir, yang disambut sahutan takbir oleh ribuan massa. Setelahnya, ia membacakan beberapa ayat, yang menceritakan perjuangan orang-orang yang berjihad, serta orang kafir yang mendustakan ayat Allah SWT.

Baca Juga: Mulianya Ibu-ibu di Pekanbaru Ini, Sebar Nasi Bungkus, Kue dan Air Gratis Buat Ribuan Massa Aksi Bela Islam

Seketika itu ribuan massa mendadak hening. Umat Islam yang ikut Aksi Bela Islam tersebut hanyut dalam lantunan ayat yang dibacakan Syeikh Rasyid, ditambah lagi alunannya yang merdu, yang membuat banyak orang merinding.

Syeikh Rasyid sang hafiz cilik itu bukan kali ini saja ikut dalam aksi serupa. Ia sebelumnya juga 'turun gunung' pada Aksi Bela Islam Jilid II, meski sudah dilarang ibundanya, Umi Yuli. "Saya sempat stres dan menangis untuk tidak menuruti kemauannya ikut, tapi dia kukuh," ungkap Umi Yuli.

"Malahan dia minta ingin ke Jakarta ikut aksi Bela Islam. Untungnya tidak jadi. Terus ikut di sini (Pekanbaru, red)," jelasnya singkat. Benar saja, sejak awal, dari Masjid Agung An-Nur, Syeikh Rasyid sudah tampak bersama ribuan massa tersebut. ***