SELATPANJANG - Panwaslu Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar sosialisasi partisipasi pengawasan Pemilu. Mereka akan melibatkan pelajar BEM, Pramuka, organisasi mahasiswa, dan OSIS.

Demikian disampaikan Ketua Panwaslu Kepulauan Meranti Syamsurizal ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/11/2017). Kata Syamsurizal, sosialisasi yang melibatkan mahasiswa dan pelajar di Kota Sagu itu akan digelar di Kopi Tiam Jalan Diponegoro Selatpanjang, Rabu (29/11/2017).

Intinya, tambah Syamsurizal, saat ini partisipasi masyarakat dalam hal pengawasan pemilu masih terbilang lemah. Terutama pada pemilih pemula, baik mahasiswa atau pun yang sudah mencapai usia 17 tahun.

Diakui Syamsurizal, personil yang ada sangat terbatas. Komisioner tingkat kabupaten dan kecamatan hanya 3 orang, di desa satu orang dan akan ditambah pengawas TPS.

Namun, untuk pengawas tingkat desa baru aktif sekitar Bulan Februari 2018, pengawas TPS hanya bertugas selama sebulan. Sementara tahapan Pemilu sudah berjalan dan ini sudah harus diawasi.

"Personil kita dan masa kerja mereka terbatas sementara pengawasan sudah dilakukan dari sekarang. Makanya kita ditekankan untuk menggandeng relawan," ujar Syamsurizal lagi.

Beberapa agenda yang sudah berjalan antara lain pendaftaran Parpol sampai ke verifikasi. Rekrutmen PPK, PPS, dan tahapan lainnya. Untuk pemutakhiran data pemilih sesuai PKPU nomor 1 tahun 2017, mulai dilaksanakan Bulan Desember 2017 hingga Januari 2018. Bulan Januari itu, PPL baru akan dibentuk dan aktif Bulan Februari 2018.

"Masa kerja PPL hanya 6 bulan, sehingga mereka belum bisa melakukan pemutakhiran data pemilih. Kita harap partisipasi masyarakat dalam hal pengawasan," ujar Syamsurizal.

"Ini upaya untuk memaksimalkan pengawasan guna menghasilkan Pemilu yang baik," tambah Syamsurizal. ***