
DUMAI - Seorang sopir travel berinisial FS (33) ditemukan bersimbah darah dengan luka pada bagian kepala dan tangan, Jumat (16/12/2016) sekitar pukul 09.30 WIB di rumah orangtuanya Jalan Merdeka Baru Gang Swadaya, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Riau.
Berdasarkan keterangan beberapa saksi yang dihimpun kepolisian, Kamis (15/12/2016) sekitar pukul 21.00 WIB, korban bersama tiga temannya pergi dari loket Indah Karya Jalan Kelakap Tujuh menuju kedai tuak di Jalan Dock Yard Gang Melati.
Setibanya di warung tuak sekitar pukul 00.00 WIB, terjadi pertengkaran antara JS dengan sopir travel Karya Agung berinisial VS, yang disebabkan karena permasalahan saling salib-menyalib saat membawa kendaraan menuju Dumai.
Korban yang merupakan sepupu dari JS, menampar JS sebanyak dua kali sambil mengatakan, "dari pada orang lain yang mukul lebih baik aku yang mukul kau," kata korban kepada JS saat itu.
JS yang tidak terima karena ditampar sepupunya itu, hampir memukul korban dengan cangkul, namun dapat dipisahkan teman-temannya di warung saat itu. Korban pun pulang ke rumah orangtuanya sekitar pukul 02.00 WIB.
Baca Juga: Motif Pembunuhan dengan 11 Tusukan di Dumai Karena Uang Rp100 Ribu
"Teman korban sempat tidur di tempat yang sama pada pukul 04.00 WIB. Tapi setelah teman korban bangun, sudah menemukan korban meninggal dunia dengan luka pada bagian kepala dan tangan," jelas Kapolres Dumai AKBP Donal H Ginting kepada GoRiau.com (GoNews Grup).
Baca Juga: Beberapa Adegan saat Rekonstruksi Kasus Pembunuhan 11 Tusukan di Dumai
Korban sudah dibawa ke RSUD Dumai guna dilakukan otopsi. Saat ini pihak masih melakukan pencarian terhadap pelaku dan tidak jauh dari tempat kejadian, polisi menemukan sebuah golok.*** #DUMAI