PEKANBARU, GORIAU.COM - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 33 Pekanbaru tengah mempersiapkan diri meraih gelar Adiwiyata tingkat nasional sebagai lembaga pendidikan berbasis lingkungan. Berbagai upaya untuk melengkapi persyaratan meraih penghargaan tersebut terus dibenahi.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 33 Pekanbaru Wijayanti Sriutari Spd mengatakan, sebelumnya penghargaan tersebut untuk tingkat Kota Pekanbaru telah berhasil didapat. Meski demikian pihaknya tak sekedar mengejar penghargaan semata, bukti nyata dari program tersebut juga harus didapatkan.

"Kami saat ini tengah membenahi lingkungan dengan harapan dapat meraih penghargaan tingkat provinsi hingga nasional nantinya," kata Wijayanti ditemui GoRiau.com di sekolahnya, Kamis (21/5/2015).

Untuk upaya tersebut, kata Wijayanti, pihak sekolah terus menggalakkan program lingkungan dengan melakukan penanaman pohon pelindung, pembangunan rumah jamur, grand house hydroponix, kolam ikan serta bank sampah.

"Dalam pembelajaran kami juga mewajibkan setiap guru bidang studi menyelipkan materi tentang lingkungan. Para siswa juga dilatih untuk peduli lingkungan setiap hari," lanjutnya.

Wijayanti berharap, dengan program menuju Adiwiyata ini, SMPN 33 menjadi indah dan nyaman, sehingga siapapun yang berkunjung ke sekolah tersebut betah berlama-lama.

Namun demikian, untuk keberhasilan program tersebut, sekolah yang memiliki 505 siswa ini masih terkendala ruang belajar yang kurang memadai. Selain itu juga tidak terdapat laboratorium dan pepustakaan sebagai pendukung.

"Saat ini jadwal belajar terpaksa double shift pagi dan sore, karena ruang kelas kami masih kekuangan. Kami berharap mendapat perhatian dari pemerintah mengenai hal tersebut," ucap Wijayanti.(rul)