PEKANBARU, GORIAU.COM - Bermodalkan senjata api dan parang, empat orang perampok beraksi di dusun Kulim Jaya kecamatan Rambah Hilir kabupaten Rohul, Kamis (21/5/2015) dinihari tadi, sekitar pukul 04.00 WIB. Para pelaku mencegat korban yang hendak pergi melaksanakan sholat subuh lalu menyekapnya.

Aksi perampokan dengan menggunakan senjata api dan parang dialami korban bernama H Jasman (45), subuh tadi. Waktu itu korban baru keluar dari rumahnya dan hendak melaksanakan ibadah sholat subuh ke mesjid. Tiba-tiba saja, datang empat pelaku dengan menggunakan jaket dan topi menghadang korban.

Seketika itu, salahsatu dari mereka langsung menodongkan benda berbentuk senjata api ke kepala korban, sedangkan lainnya, mengancam pak haji dengan menggunakan parang. Setelahnya, korban digiring masuk kedalam kedai lalu mengikatnya dengan kain sarung.

"Kita masih memastikan keterangan korban, apakah benar pelaku menggunakan senjata api. Karena saat kejadian kondisi gelap, dan dia ditodong dari arah kepala belakang," terang Kapolres Rohul, AKBP Pitoyo Agung, saat dihubungi GoRiau.com, Kamis siang.

Setelah korban dilumpuhkan dengan cara diikat, mereka langsung mengobrak abrik seisi warung dan mendapatkan uang hasil rampasan senilai Rp30 juta, dan mengambil rokok dagangan sebanyak 10 Slop serta satu unit handphone. "Setelah pelaku mendapatkan uang itu, korban dan saksi disuruh menghadap ke dinding rumah, kemudian keempat pelaku kabur melarikan diri," ujarnya.

Setelah kejadian, korban pun langsung melaporkan kasus tersebut ke Polsek Rambah Hilir. Pihak kepolisian yang mendapat laporan tersebut langsung bergerak melakukan penyisiran kelokasi yang jadi dugaan arah pelarian para pelaku. "Masih kita kejar. Belum tahu apakah mereka pemain lama asli warga Rohul atau pendatang," jawab AKBP Pitoyo.

Selain korban, kepolisian juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi diantaranya istri korban yakni Hj Lindawati (42), dan Syamsurial (45), yang ternyata ikut disekap para pelaku pada saat kejadian perampokan berlangsung. "Sementara Kasat Reskrim kita dan anggota juga sudah melakukan olah TKP dan memburu para pelaku," tutupnya. (had)