
PEKANBARU.COM - Jajaran Kepolisian Daerah Provinsi Riau telah menerima sketsa wajah pelaku pembunuhan dua orang polisi di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten. Saat ini, upaya peredaran sketsa wajah pelaku penembakan ini akan disebarluaskan.
Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Hermansyah di Pekanbaru, Kamis (22/8/2013), mengatakan, sketsa wajah pelaku ini telah sampai kepihaknya sejak beberapa hari lalu, namun baru akan diedarkan ke seluruh polres dan polsek dalam beberapa hari ini.
Ia mengatakan, saat ini sketsa wajah dua pelaku tersebut telah diedarkan di wilayah Kota Pekanbaru dengan ditempel-tempel di sekitar Markas Polda Riau dan beberapa titik keramaian.
Hermansyah menyebutkan, ciri-ciri pelaku pertama diperkirakan berusia 27 tahun, tinggi 168 centimeter, berwarna kulit hitam, bertubuh kurus dengan rambut tipis ikal, memakai kaus berkerah warna coklat.
Sementara untuk pelaku kedua disebutnya berambut gondrong dengan hidung besar dimana ketika kejadian, pelaku kedua memakai jaket hitam dari bahan parasut. "Usianya (pelaku kedua) diperkirakan 30 tahun dengan tinggi 170 centimeter," kata Hermansyah.
Seperti diberitakan sebelumnya, dua polisi tewas ditembak orang tak dikenal pada Jumat 16 Agustus 2013 sekira pukul 21.30 WIB di Jalan Graha Raya, Pondok Aren, Banten.
Kedua Koran adalah Aipda Kus Hendratma dan Bripka Ahmad Maulana yang dikabarkan tewas di tempat kejadian dengan kondisi mengenaskan.
Setelah melakukan pembunuhan, kedua pelaku dikabarkan kabur dengan motor rampasan bernomor polisi B 6620 SFS. Informasi kepolisian menyebutkan, peristiwa itu bermula saat Kus berangkat untuk menghadiri apel malam pukul 22.00 WIB di Polsek Pondok Aren.
Namun di tengah perjalanan, Kus yang mengendarai sepeda motor dipepet dua orang yang mengendarai sepeda motor matic.
Saat itu, ada tim Buru Sergap (Buser) berjumlah empat personel dalam satu mobil Avanza di dekat lokasi kejadian. Tim Buser tersebut mengejar hingga menabrak sepeda motor yang dikendarai pelaku, namun tim buru sergap ini justru terperosok ke got di pinggir jalan.
Pelaku penembakan bangkit dan menembak sopir Avanza (Bripda Maulana) yang baru keluar dari mobil dan terjadilah tembak-menembak antara pelaku dan tim Buser. Setelah itu, menurut saksi mata, pelaku merampas sepeda motor masyarakat bernomor polisi B 6620 SFS untuk melarikan diri.(fzr)