JAKARTA – Kemeriahan tetap terlihat Renzo International Open Karate (RIOK) Championship yang memasuki hari kedua, Sabtu (2/7/2022). Kejuaraan memperebutkan Piala Mendagri Tito Karnavian yang digelar di GOR Ciracas Jakarta Timur itu sempat dihentikan untuk opening ceremony.

Tak kurang dari 5.000 pengunjung memadati GOR yang terletak di Jl Raya Bogor itu. Seperti hari pertama, Jumat (1/7), hari kedua pun dilangsungkan pertandingan semua nomor kata dan kumite baik junior, senior, maupun kadet mulai dari babak penyisihan hingga final. Pertandingan dilangsungkan simultan di lima tatami sejak pagi hingga 19.05 WIB.

Menjelang tengah hari, pertandingan dihentikan sementara untuk acara pembukaan. Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian yang dijadwalkan membuka acara, berhalangan hadir karena mendadak sakit. Patron Dojo Renzo, Prof Hermawan Sulistyo ketika memberi sambutan, meminta seluruh hadirin untuk bersama-sama mendoakan kesembuhan Tito Karnavian.

Upacara pembukaan dilangsungkan sederhana tetapi meriah, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. “Ini kejuaraan karate, jadi tidak terlalu penting upacara. Yang penting kalian bertanding untuk meraih prestasi terbaik. Saya ingin kalian tidak saja menargetkan prestasi tingkat nasional, tetapi harus bisa berprestasi di tingkat dunia,” ujar Kikiek, panggilan akrabnya, disambut tepuk tangan hadirin.

Kepada sekitar 1.800 peserta kejuaraan, Kikiek meminta agar menjunjung tinggi sportivitas. “Jangan ada protes-protes. Karate adanya hanya kalah dan menang. Yang kalah harus lebih keras berlatih. Berlatih dan berlatih. Itu kata kuncinya. Karateka harus terus berlatih sampai ajal menjemput,” tegasnya, diakhiri pekik “osh” menutup sambutannya.

Selanjutnya, Ketua Majelis Lembaga Perguruan PB Forki, Hendro Gunawan didaulat memberikan sambutan sekaligus membuka kejuaraan karate internasional Renzo Piala Mendagri. Dalam sambutannya, Hendro mengucapkan terima kasih kepada Dojo Renzo yang berhasil menggelar kejuaraan karate internasional dengan sukses.

Keikutsertaan 1.800 karateka dari dalam dan luar negeri, tak dapat disangkal sebagai sebuah event kejuaraan karate terbesar yang pernah tergelar di Tanah Air. Menurut panitia, pendaftaran sistem online sempat menembus angka 2.800 pendaftar. Karena berbagai pertimbangan, termasuk kondisi pandemi, maka panitia hanya meluluskan 1.800 peserta, dari target 1.500 peserta.

Dari jumlah tersebut, terdapat kontingen dua negara: India dan Thailand. Sejumlah calon peserta dari Vietnam, Brunei Darussalam, Malaysia, dan sejumlah negara lain urung ikut karena sejumlah alasan. Baik karena teknis perizinan di negaranya, sampai persoalan penuhnya kuota peserta yang sudah terdaftar.

Atraksi Silat

Usai Hendro Gunawan menyatakan kejuaraan resmi dibuka, dilanjutkan dengan memukul kendang oleh tujuh VVIP. Selain Hendro Gunawan, tampak Prof Hermawan Sulistyo, Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBR), Irjen Pol Purn Bambang Karsono, dan para pejabat dan tokoh karate Indonesia lain ikut memukul kendang tanda diresmikannya kejuaraan.

Setelah itu, panitia menyuguhkan atraksi pencak silat dan pertunjukan reog Simo Giri Sampurno dari Ponorogo. Sebuah atraksi bela diri tradisional serta kesenian tradisional yang mendapat sambutan gegap gempita dan tepuk tangan gemuruh dari hadirin yang memadati GOR Ciracas.

Kontingen India dan Thailand termasuk yang sangat menikmati atraksi pencak silat dan seni reog Ponorogo. Dijumpai di pinggir arena, Yanisa (23) dan Thawin (11) dua karateka Thailand tampak tak henti-henti bertepuk tangan menyaksikan atraksi di tengah lapangan.

“Kami sudah tiga kali mengikuti kejuaraan karate di Indonesia. Kejuaraan Renzo ini yang ketiga. Sebelumnya di Makassar dan Semarang. Tapi ini yang terbesar,” kata Yanisa, karateka cantik dari Negeri Gajah Putih itu.

Sebelum dilanjutkan ke acara pertandingan, rangkaian peresmian ditutup dengan pemberian hadiah kepada para pemenang pertandingan final yang telah dilangsungkan pagi hingga siang itu. Pada nomor Senior Kata Perorangan Putra, juara I diraih Icniel Juandi (Forki Lampung), Juara 2, M. Rifqi (Gojukai Chaki), juara 3, Yandy Fitra (GOR Padjajaran Kota Bogor). Medali, sertifikat, dan hadiah diserahkan oleh Rektor UBJ, Irjen Pol Purn Bambang Karsono.

Setelah istirahat siang, pertandingan dilanjutkan hingga malam. Besok, Minggu (3/7) adalah hari terakhir Renzo International Open Karate Championship 2022 Piala Mendagri Tito Karnavian. ***