
BAGANSIAPIAPI – Sikap sportif kembali ditunjukkan warga Sungai Nyamok, Kecamatan Sinaboi, Rokan Hilir, Riau. Ada 4 orang yang secara sukarela mengundurkan diri sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) karena kondisi ekonomi dan keuangan mereka telah membaik.
Penghulu Sungai Nyamok, Daryamin, Kamis (4/12/2025) membenarkan bahwa warganya secara sukarela memilih mundur dari daftar penerima bantuan. Ia menyampaikan apresiasi atas keputusan tersebut karena mencerminkan kejujuran dan rasa tanggung jawab sosial.
"Benar, ada warga saya yang memilih mengundurkan diri sebagai penerima PKH, alasannya membuat saya kagum dan salut sebab kedua warga ini dulu berpenghasilan rendah dan Allah SWT angkat kini penghasilannya cukup, jadi mereka mundur untuk selanjutnya dialihkan ke keluarga kurang mampu," aku Daryamin.
Ia menilai langkah itu sebagai wujud syukur sekaligus kesadaran bahwa bantuan hanya pantas diterima mereka yang betul-betul membutuhkan.
"Ini contoh baik, apa yang mereka putuskan ini sangat tepat, semoga Allah melimpahkan rezeki kepada keluarga saya tersebut, tentunya dapat pula dialihkan kepada keluarga yang kurang mampu lainnya di sini," terang Daryamin.
Data yang dihimpun di Sungai Nyamok mencatat telah ada empat warga yang mengundurkan diri dari PKH per Kamis (4/12/2025). Keputusan itu lahir dari keyakinan bahwa taraf hidup mereka kini termasuk cukup dan tidak lagi layak berada dalam daftar penerima.
Sikap sportif tersebut mendapat sambutan positif dari penggiat sosial, Amirullah. Ia menilai keputusan warga itu patut menjadi teladan agar bantuan tepat sasaran.
"Kita salut dan mengapresiasi keputusan keluarga tersebut mengundurkan diri menerima PKH, ini patut dicontoh oleh yang lainnya, karena jangan berkemampuan tapi memilih menikmati hak orang lain yang tak mampu, kita acungkan jempol," sebut Amirullah.
Menurutnya, jika di satu kepenghuluan atau kelurahan terdapat lima hingga sepuluh warga yang bersikap jujur seperti itu, maka banyak keluarga membutuhkan yang dapat terbantu. Ia juga mengingatkan bahwa ke depan setiap rumah penerima PKH atau bantuan lain akan dipasangi stiker sebagai identifikasi.
"Jika di satu kepenghuluan atau kelurahan saja ada 5 atau 10 orang jujur dan mencontohi seperti langkah yang dibuat warga Sungai Nyamok ini saya yakin yang membutuhkan PKH terbantu, jadi yang mampu mundur saja karena tidak lama lagi di setiap rumah penerima PKH atau bantuan apa pun lainnya akan dipasangkan stiker di dinding rumahnya," sebutnya. ***