
DURI - Tidak bisa bertemu langsung dengan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, masyarakat Desa Bathin Betuah yang merupakan Pemekaran Harapan Baru berkeluh kesah kepada Kepala Desanya Ali Ridwan. Mayoritas yang menjadi keluhan adalah gedung SDN 72 Mandau yang kundisinya memperihatinkan.
Ali Ridwan kepada GoRiau.com mengatakan, kondisi gedung SDN 72 Mandau ini jumlah ruang kelas sangat terbatas. Namun pihak sekolah terus mensiasati bagaimana agar anak-anak tetap bisa belajar diruang kelas.
"Akhirnya, 1 ruangan itu disekat menjadi dua. Sehingga dalam 1 kelas bisa dimanfaatkan untuk 2 rombel. Bahkan kantor majelis gurunya memanfaatkan rumah dinas kepala sekolah yang jaraknya 100 meter dari gedung sekolah. Masih banyak sarana pendidikan yang kurang disekolah tersebut," kata Ali Ridwan, Kamis (12/5/2016).
Masih dari penjelasan masyarakat, lanjut Ali, hampir setiap tahun masyarakat mengusulkan pembangunan ruang belajar itu. Dan hampir setiap tahun juga konsultan pengawas datang untuk mengecek ke sekolah, namun hingga kini pembangunan tidak pernah terealisasi.
"Makanya saat Desa membuat acara motocross, itu, masyarakat sangat berharap Bupati Bengkalis yang datang membuka acara tersebut. Sehingga masyarakat bisa menyampaikan harapan-harapannya kepada pak Amril. Miris memang kita melihat kondisi bangunan yang ada saat ini," imbuh Ali lagi. ***