
TEMBILAHAN- Setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Raja Musa Guntung selama beberapa hari, Bupati Inhil, Riau, HM Wardan kemudian menginstruksikan agar Rafi, bocah penderita gizi buruk dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan.
Akhirnya, Selasa (19/4/2016), bocah berusia 4 bulan itu pun di bawa dari Guntung, Kecamatan Kateman menuju ibukota Kabupaten Inhil, Tembilahan.
Kemudian, Rabu (20/4/2016) pagi, Bupati Inhil beserta rombongan langsung bertandang ke RSUD itu untuk melihat kondisi Rafi.
''Saya minta kepada Diskes Inhil untuk ambil tindakan cepat, dengan membawa ke RSUD Puri Husada, karena peralatan di sini lebih lengkap,'' sebut Bupati.
Ia berharap, kasus gizi buruk di Inhil untuk tahun ini bisa lebih ditekan dari pada tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2015 lalu telah ditemukan 60 kasus gizi buruk.
Untuk mengurangi angka penderita gizi buruk, Bupati mengatakan telah meminta Diskes Inhil untuk melakukan pendataan rutin di semua kecamatan di Inhil.
Sehingga, jika ada penderita gizi buruk, bisa segera diketahui dan diberikan penanganan yang intensif.
''Diskes Inhil sudah melakukan pendataan 4 bulan ini, dan ada 21 penderita gizi kurang dan gizi buruk. Termasuk Rafi ini juga ditemukan oleh tim kesehatan Diskes Inhil, semoga saja dengan adanya langkah ini, kita bisa cepat memberikan penanganan kepada penderita gizi buruk,'' tukas HM Wardan.adv