PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau menyerahkan bantuan berupa sembako bagi masyarakat korban kebakaran di pemukiman padat penduduk Jalan Perdagangan, Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Riau.

Bantuan itu secara simbolis diserahkan oleh Kalaksa BPBD Riau, Edwar Sanger atas instruksi Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman yang telah meninjau lanngsung lokasi bekas kebakaran tersebut pada Senin (29/1/2018) pagi.

"Bantuan ini memang tidak banyak, namun setidaknya dapat meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran tersebut," ungkap Edwar Sanger di Pekanbaru, Senin sore.

Adapun bantuan yang diberikan yaitu berupa beras kemasan 10 kilogram cap topi koki sebanyak 15 karung, mie instan sebanyak 15 karton, biskuit Malkist sebanyak lima karton, susu kental sebanyak tiga karton, Mlminyak goreng kemasan 1 kilogram sebanyak 60 bungkus, ikan sarden sebanyak 300 kaleng.

Kemudian, selimut sebanyak 15 lembar, kasur busa sebanyak 15 lembar, kain sarung sebanyak 15 lembar, dan perlengkapan sekolah sebanyak 15 paket.

Diberitakan sebelumnya, Damkar (Pemadam Kebakaran) Kota Pekanbaru, Riau menyebutkan, setidaknya ada 15 petak rumah hangus dalam peristiwa kebakaran di Jalan Perdagangan, Kelurahan Kampung Bandar Kecamatan Senapelan Pekanbaru, Minggu (28/1/2018) petang kemarin.

Kepala Bidang (Kabid) Damkar Pekanbaru Faisal menjelaskan, asal api diketahui dari salah satu rumah, yang materialnya semi permanen dan didominasi kayu. Sebab itu, sijago merah dapat dengan cepat menjalar, ditambah kondisi cuaca berangin sehingga menyulitkan petugas.

Untuk penyebab timbulnya api, Faisal belum bisa memastikan, karena anggotanya masih melakukan pendinginan, dengan menyemprotkan air ke bangunan bekas terbakar itu. "Apakah dari arus pendek atau kompor, kita belum tahu," imbuh dia.

Faisal yang diwawancarai GoRiau.com di lokasi kebakaran melanjutkan, menurut hasil koordinasi dengan RT setempat, ada sekitar 15 unit rumah turut jadi korban dalam musibah ini. "Lalu ada juga satu bangunan gudang yang terbakar. Rata-rata semi permanen," sambung dia.

Sampai malam, tampak ratusan warga berada di lokasi kebakaran yang berbatasan langsung dengan tepian Sungai Siak tersebut. Tampak mereka yang rumahnya hangus, masih dalam kondisi terpukul, karena tak banyak barang yang dapat dievakuasi.

Menurut Faisal, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Ada 14 unit mobil Damkar dikerahkan ke lokasi, namun kesulitannya karena tak bisa masuk lebih dekat, disebabkan padatnya pemukiman tersebut. Walhasil, selang panjang pun dibentangkan, dengan dibantu warga sekitar.

"Untuk korban jiwa, dapat dipastikan tidak ada," singkatnya. ***

https://www.goriau.com/assets/imgbank/03042018/1jpg-7160.jpgGubri H Arsyadjuliandi Rachman sampai di lokasi kebakaran yang terjadi di Jalan Perdagangan, Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru

https://www.goriau.com/assets/imgbank/03042018/2jpg-7159.jpgGubri H Arsyadjuliandi Rachman melihat lokasi kebakaran yang terjadi di Jalan Perdagangan, Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru

https://www.goriau.com/assets/imgbank/03042018/3jpg-7158.jpgGubri H Arsyadjuliandi Rachman mendengarkan keluhan korban kebakaran yang terjadi di Jalan Perdagangan, Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru