
DUMAI - Dari tujuh orang anggota Front Pembela Islam (FPI) Kota Dumai yang berangkat aksi bersama jutaan umat muslim di Jakarta membela agama, hanya tinggal seorang anggota FPI Dumai yang belum dapat ditemukan atau dihubungi.
Baca Juga: HMI Bantah Picu Ricuh di Depan Istana
Hal itu dikatakan Ketua FPI Kota Dumai, Azwar Djas saat dihubungi GoRiau.com, Jumat (4/11/2016). Saat ini seluruh umat muslim yang melakukan aksi membela agama, berangsur-angsur bergeser ke Gedung MPR RI di Jalan Gatot Subroto dari Masjid Istiqlal.
Baca Juga: Kericuhan Sempat Terjadi Usai Pendemo Diterima JK
"Saya berhasil menghubungi 5 anggota FPI Dumai, hanya tinggal 1 lagi yang belum dapat saya hubungi handphonenya, karena masih dalam kondisi tidak aktif," jelasnya singkat.
Baca Juga: FPI Lindungi Keamanan saat Bentrok Depan Kantor Kemhan di Jakarta
Ia juga menceritakan saat bentrokan antara polisi dengan pendemo pecah, terdengar suara letupan senjata api. Akibatnya dua orang pendemo tertembak.
Baca Juga: Sempat Terjadi Lemparan Botol dari Massa HMI
"Saya sendiri menemukan proyektil peluru tajam dan sudah saya foto,'' ungkapnya. Dirinya saat ini sedang menunggu antrian untuk dievakuasi ke Gedung MPR RI di Masjid Istiqlal bersama lima anggota FPI Dumai lainnya.
Baca Juga: Massa Berseragam HMI Sempat Tendangi Tameng Pagar Polisi
Informasi yang dihimpun GoRiau.com, ternyata umat muslim yang ikut aksi membela agama di Jakarta, tidak hanya dari FPI Kota Dumai yang berangkat. Tapi ada juga dari pegawai Pertamina RU II Dumai, Jamaah Tabliq, Perguruan Ta'sauf dan Hisbutahrir. *** #DUMAI