PEKANBARU- Meski sudah memasuki pertengahan Agustus, namun masih ada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di Provinsi Riau yang belum menyerahkan dana hibah untuk penyelenggaraan Pilkada serentak 2020. Daerah tersebut ialah Kabupaten Kepulauan Meranti.


Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, Ilham Yatsir mengatakan, pasca adanya komitmen untuk tetap melanjutkan Pilkada di tahun 2020, Kemendagri meminta Pemda menyiapkan 100 persen anggaran dana hibah.


"Sebelum covid kan persentase dana hibah sudah mencapai rata-rata 40 persen, sekarang semua daerah sudah 100 persen. Hanya Meranti yang belum," kata Ilham kepada GoRiau.com, Jumat (14/8/2020).

Dari Kepulauan Meranti ini, jelas Ilham, sudah mencapai 50 persen dari total anggaran Rp 22 Milyar. Artinya, sudah ada anggaran yang dicairkan sekitar Rp 11 milyar.

KPU sendiri sudah meminta bantuan dari Pemerintah Provinsi untuk mengkoordinasikan dengan Pemda Kepulauan Meranti. Karena, dikhawatirkan menganggu proses Pilkada nantinya.

Untuk saat ini, anggaran yang ada sudah cukup. Namun, jika sudah hampir memasuki hari H maka pengeluaran untuk Pilkada akan meningkat drastis, karena ada banyak keperluan yang harus dianggarkan.

"kalau sudah masuk ke tahap logistik dan petugas TPS nanti susah, karena kan honornya besar. Untuk Riau saja, ada sekitar 8000 TPS, satu TPS ada 7 petugas, belum lagi Pengamanan (PAM)" jelasnya.